Cerita Helikopter Prabowo Tidak Diizinkan Bupati Mendarat di Alun-alun Pandeglang

Kompas.com - 18/03/2019, 19:30 WIB
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat bersilaturahmi di kediaman Ulama Banten Abuya Murtadho di Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (16/3/2019)KOMPAS.com/ACEP NAZMUDIN Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat bersilaturahmi di kediaman Ulama Banten Abuya Murtadho di Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (16/3/2019)

PANDEGLANG, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto telah melakukan safari politik ke Kabupaten Pandeglang dan Kota Serang, Provinsi Banten, Sabtu (16/3/2019) lalu. Di dua kota tersebut Prabowo mendapat sambutan meriah dari para pendukung dan simpatisan.

Namun, di balik suksesnya kunjungan Prabowo ini, ada insiden kecil yang membuat Prabowo harus menempuh jalur darat dari Serang ke Pandeglang sekitar 20 kilometer. Gara-garanya adalah lantaran helikopter yang ditumpangi Ketua Umum Partai Gerindra itu tidak diizinkan mendarat di Alun-alun Pandeglang.

Perihal tidak diizinkannya helikopter Prabowo mendarat di Alun-alun Pandeglang, dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD Pandeglang dari Fraksi Gerindra Erin Febriana Ansori.

Menurut Erin, izin tidak diberikan oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

Baca juga: Bantah Klaim Bupati, Warga Pandeglang Urunan Beras Perbaiki Jalan Rusak

"Kita minta izin penggunaan alun-alun untuk mendarat helikopter Pak Prabowo, tapi tidak diizinkan dengan alasan tidak ingin ada kegiatan politik di sana," kata Erin kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (18/3/2019).

Padahal, kata dia, Prabowo tidak melakukan kegiatan politik di Alun-alun, melainkan hanya numpang mendarat saja, untuk kemudian dibawa oleh mobil ke kediaman Ulama Banten Abuya Murtadho di Kecamatan Cadasari, Pandeglang.

Bupati Pandeglang dinilai adil

"Tapi kita hormati karena itu bukan wilayah kita, ibu bupati juga sempat bilang jika kemarin 01 (tim Jokowi) juga tidak diizinkan menggunakan alun-alun untuk kegiatan di sana, saya kira cukup adil," ujar Erin. 


Lantaran tidak dizinkan mendarat di Alun-alun Pandeglang, Prabowo akhirnya memakai Lapangan Boru di Kecamatan Curug, Kota Serang. Lokasi tersebut dengan kediaman Abuya Murtadho sejauh 20 kilometer.

Baca juga: Setelah Video Pasien Ditandu Viral, Jalan Puskesmas Sindangresmi Pandeglang Diperbaiki

"Kita sudah cari lokasi yang dekat tapi tidak ketemu, akhirnya pakai lapangan di Serang," kata dia.

Sementara Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Banten, Ali Mustofa menyesalkan insiden pelarangan ini. Lantaran Prabowo harus menempuh jarak yang cukup jauh dari Serang ke Pandeglang dengan jalur darat

Namun pihaknya tidak ingin memunculkan polemik sehingga tidak ingin memperbesar masalah ini. Lagi pula, kata dia, acara kunjungan Prabowo ke Banten berlangsung lancar.

"Jangan terlalu dibesar-besarkan lah, sudah selesai juga caranya, berlangsung lancar, tidak usah dipermasalahkan, biar masyarakat saja yang menilai," kata Ali.

Amanat UU

Menanggapi peristiwa ini, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan persoalan izin ini sudah selesai dan sudah dipahami oleh masing-masing pihak.

Page:


Terkini Lainnya

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

KPK Kembali Buka Lowongan Sekjen hingga 26 April 2019, Berminat?

Nasional
[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan
'Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong'

"Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong"

Nasional
Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Megapolitan
Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Internasional
Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Megapolitan
KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

Nasional
4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

Megapolitan
[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

Nasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

Internasional
Mengintip 'War Room' TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Mengintip "War Room" TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Nasional
Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Nasional

Close Ads X