Bahan Baku Cat Berpotensi Mengandung Babi, MUI Keluarkan Sertifikasi Halal

Kompas.com - 14/03/2019, 10:14 WIB
LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan sertifikasi halal untuk produk cat. Hal ini disebabkan karena dugaan bahan baku yang mengandung babi. KOMPAS.com/RENI SUSANTILPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan sertifikasi halal untuk produk cat. Hal ini disebabkan karena dugaan bahan baku yang mengandung babi.

BANDUNG, KOMPAS.com – Direktur LPPOM Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Lukmnul Hakim mengatakan, terdapat berbagai bahan baku cat, mulai dari pigmen, binder (resin), solvent, hingga aditif.

Dari berbagai bahan tersebut, ada yang diduga mengandung babi.

Untuk menjamin kenyamanan dan melindungi umat muslim, terutama saat beribadah, MUI mengeluarkan sertifikasi halal untuk produk cat.

“( Cat) penting sekali untuk sertifikasi. Kesannya mengada-ada, tapi ini bukan mengada-ada. Cat bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti tempat ibadah,” ujar Lukmanul seusai penyerahan sertifikasi halal untuk Maritex di Hotel Zest Bandung, Rabu (13/3/2019) malam.

Baca juga: Pemkot Palopo Temukan Ratusan Produk Makanan Minuman Dijual Bebas Tanpa Label Halal

Lukmanul menjelaskan, saat ini baru Maritex cat yang mengantongi sertifikasi halal di Indonesia. Ia berharap, produsen cat lainnya segera mengurus sertifikasi halal cat.

“Di luar negeri, sepanjang pengetahuan saya, baru Malaysia yang mengeluarkan sertifikasi halal untuk cat,” ungkapnya.

Dalam ilmu fikih, sambung Lukmanul, cat yang sudah mengantongi sertifikat halal dijamin kesucian dan kehalalannya. Cat tersebut suci dan tidak najis ketika disentuh manusia.

Berbeda dengan makanan, unsur babi akan menjadi haram ketika dimakan. Sementara pada produk cat, akan menyebabkan najis.

Ketika ditanya bagaimana kehalalan cat yang belum disertifikasi, Lukmanul tidak bisa mengatakan cat tersebut halal atau haram.

“Namanya syubhat, jadi samar kehalalan atau keharamannya karena belum diketahui (belum diteliti). Untuk mengetahuinya perlu dilakukan sertifikasi,” ucapnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Orang Demo Rumah Mahfud MD di Pamekasan: Mahfud Keluar, Jangan Ngumpet

Ratusan Orang Demo Rumah Mahfud MD di Pamekasan: Mahfud Keluar, Jangan Ngumpet

Regional
Detik-detik 400 Warga Bakar Rumah Calon Bupati Boven Digoel, Papua

Detik-detik 400 Warga Bakar Rumah Calon Bupati Boven Digoel, Papua

Regional
Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Rumah, Sepeda Motor, dan Gerobak Mi, Sopir Sempat Terjepit

Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Rumah, Sepeda Motor, dan Gerobak Mi, Sopir Sempat Terjepit

Regional
Lahar Panas Gunung Semeru Menerjang, Penambang Pasir di Lumajang Lari Selamatkan Diri

Lahar Panas Gunung Semeru Menerjang, Penambang Pasir di Lumajang Lari Selamatkan Diri

Regional
Banyak Bantu Warga Kena Corona, Kepala Dinas Sosial Yogyakarta Meninggal Terpapar Covid-19

Banyak Bantu Warga Kena Corona, Kepala Dinas Sosial Yogyakarta Meninggal Terpapar Covid-19

Regional
Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Regional
Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Regional
Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Regional
Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Regional
3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

Regional
Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Regional
Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Regional
Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Regional
Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X