Kronologi Musibah Wisata Tubing yang Tewaskan 4 Orang di Magelang

Kompas.com - 14/03/2019, 05:27 WIB
Sejumlah keluarga korban meninggal dunia tubing Kali Gono Candimulyo berdatangan ke RSUD Muntilan Kabupaten Magelang, Rabu (13/3/2019) petang. KOMPAS.com/IKA FITRIANA Sejumlah keluarga korban meninggal dunia tubing Kali Gono Candimulyo berdatangan ke RSUD Muntilan Kabupaten Magelang, Rabu (13/3/2019) petang.


MAGELANG, KOMPAS.com - Musibah banjir banjir bandang di Kali Gono, Desa Tampir Wetan, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, menelan korban jiwa sebanyak 4 orang. Para korban adalah wisatawan yang sedang melakukan tubing (menyusuri sungai) di kali tersebut menggunakan ban.

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, para korban merubakan bagian dari rombongan kelompok agen travel dari berbagai daerah di Indonesia dan Malaysia yang sedang menjajal salah satu obyek wisata air di Kabupaten Magelang.

Rombongan berjumlah 14 orang berangkat dari Yogyakarta menuju Magelang dibagi menjadi 3 kelompok.

"Dari Jogja mereka naik 3 mobil (dua mobil kecil) dan 1 mobil Mitsubishi L 300 Hiace menuju Magelang rangka survei mengenal potensi wisata alam di Kabupaten Magelang," papar Yudi, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (13/3/2019) malam.


Baca juga: Ini Identitas Korban Tewas Tragedi Tubing di Magelang, 1 Diantaranya WN Malaysia

Yudi mengatakan, sampai di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB, selanjutnya mereka turun ke sungai memulai kegiatan tubing.

Siang itu, cuaca cerah dan debit air masih normal. Mereka juga mengenakan perlengkapan keselamatan seperti helm, life jacket dan pelindung siku tangan dan kaki.

"Masing-masing wisatawan menggunakan ban sendiri-sendiri, kondisi cuaca saat itu cerah dan debit air masih normal," papar Yudi.

Beberapa saat setelah perjalanan menyusuri sungai kondisi masih aman, semua peserta tubing sampai di bendungan sungai. Di lokasi ini, mereka berhenti untuk istirahat dan melakukan sesi foto di bawah arus bendungan.

"Sekitar 10 menit kemudian tiba-tiba datang air dalam debit yang cukup besar menerjang semua peserta termasuk pemandu tubing. Sebagian bisa menyelamatkan diri namun 4 orang hanyut dan ditemukan meninggal dunia di sekitar 1 kilometer dari lokasi awal," kata Yudi.

Baca juga: 4 Wisatawan Tewas Diterjang Banjir Saat Tubing di Kali Gono Magelang

Pihaknya sejauh ini masih melakukan penyelidikan, serta memeriksa sejumlah saksi terkait musibah ini. Empat jenazah masih berada di RSUD Muntilan Kabupaten Magelang dan beberapa korban luka dievakuasi ke RST dr Soedjono Kota Magelang.

Adapun identitas para korban meninggal adalah Juli (42) warga Apartemen Palm Mansion Kalideres, Jakarta Barat, Tantri Ariestiawati (50) alamat Jalan Janur Asri 9 Qk 18 Nomor 20 Kelapa Gading Jakarta Utara, Sicilia Mantjoeng (48) alamat Manggarai Selatan 1/7 Tebet Jakarta Selatan.

Lalu seorang lagi warga negara Malaysia atas nama Hanizah binti Abd Rahim (66) alamat Selangor Malaysia dengan nomor Paspor A36578523. 




Close Ads X