Melawan Petugas Saat Dibekuk, Dua Pelaku Curanmor Ditembak

Kompas.com - 12/03/2019, 19:26 WIB
H (33) dan RH (33), pelaku curanmor di Karawang digiring usai ekspose pengungkapan kasus curanmor di Mapolres Karawang, Selasa (12/3/2109). Personel  Sat Reskrim Polres Karawang terpaksa melumpuhkan keduanya dengan tembakan di bagian kaki kanan, lantaran berusaha melawan saat dibekuk. KOMPAS.com/FARIDA FARHANH (33) dan RH (33), pelaku curanmor di Karawang digiring usai ekspose pengungkapan kasus curanmor di Mapolres Karawang, Selasa (12/3/2109). Personel Sat Reskrim Polres Karawang terpaksa melumpuhkan keduanya dengan tembakan di bagian kaki kanan, lantaran berusaha melawan saat dibekuk.

KARAWANG, KOMPAS.com - Personel Sat Reskrim Polres Karawang melumpuhkan H (33) dan RH (33), pelaku curanmor di Karawang dengan tembakan lantaran berusaha melawan saat dibekuk.

H merupakan warga Desa Karangtanjung, Kecamatan Lemahabang, Karawang, sedangkan RH warga Desa Sumberjaya, Kecaantan Tempuran, Kabupaten Karawang.

Meski masih satu komplotan, keduanya dibekuk polisi di dua tempat berbeda.

"Kita lakukan tindakan tegas terukur di bagian kaki dan betis, karena pelaku berusaha melakukan perlawanan terhadap anggota dan akan melarikan diri," ujar Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan saat ekspose kasus tersebut di Mapolres Karawang, Selasa (12/3/2019).

Baca juga: Fakta Pria Mengamuk di Bank BNI Dumai, Diduga Ingin Bakar Kantor hingga Ditembak Kaki Kiri

Salah satu dari keduanya, merupakan residivis yang baru menghirup bebas pada 2018 lalu. Berdasarkan pengakuan tersangka, mereka telah beraksi lebih dari 10 kali.

"Ada yang berperan sebagai joki ada yang eksekutor, secara bergantian. Keduanya mempunyai kemampuan sama untuk melakukan rumah kunci secara cepat," katanya.

Dalam beraksi keduanya melancarkan modus mengincar motor yang terparkir di halaman rumah yang sepi pada malam hari atau pagi hari.

Mereka juga membekali diri dengan peralatan berupa kunci T berbagai variasi untuk melancarkan aksinya.

"Dalam hitungan menit, pelaku berhasil merusak rumah kunci, sehingga motor bisa dibawa kabur," tambahnya.

Baca juga: Anggota Kopassus yang Gugur Ditembak KKB Berencana Segera Menikah

Dari tangan keduanya, polisi mengamankan barang bukti berupa sejumlah kunci T berbagai variansi dan dua sepeda motor.

Sementara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, H dan RD dijerat Pasal 363 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengembangan kasus tersebut, termasuk penadah barang hasil curian.

"Hasil curian ada yang dijual di wilayah Karawang dan ada yang dijual di luar Karawang," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Juru Masak yang Dirumahkan Saat Pandemi, Ikut Jadi Koki Relawan

Kisah Juru Masak yang Dirumahkan Saat Pandemi, Ikut Jadi Koki Relawan

Regional
Fakta Lengkap Pembunuhan Sadis di Sukoharjo, Jasad Dibakar di Mobil dan ATM Dikuras

Fakta Lengkap Pembunuhan Sadis di Sukoharjo, Jasad Dibakar di Mobil dan ATM Dikuras

Regional
Kronologi Pemuda di Kalsel Tewas Diduga akibat Disengat Tawon

Kronologi Pemuda di Kalsel Tewas Diduga akibat Disengat Tawon

Regional
Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Regional
Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Regional
Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Regional
Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Regional
Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Regional
6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Regional
Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Regional
Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Regional
Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Regional
5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X