Ahli Bahasa Ulas Kata "Idiot" dalam Sidang Ahmad Dhani

Kompas.com - 12/03/2019, 12:42 WIB
Andi Yulianto, Saksi ahli bahasa dari Unesa Surabaya dihadirkan dalam sidang Vlog Idiot Ahmad Dhani di PN Surabaya, Selasa (12/3/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALAndi Yulianto, Saksi ahli bahasa dari Unesa Surabaya dihadirkan dalam sidang Vlog Idiot Ahmad Dhani di PN Surabaya, Selasa (12/3/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Sidang lanjutan perkara pencemaran nama baik melalui Vlog Idiot dengan terdakwa Ahmad Dhani kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (12/3/2019).

Dalam sidang tersebut, diulas makna kata-kata idiot yang disebut Ahmad Dhani dalam vlognya. Sidang lanjutan menghadirkan saksi ahli Andi Yulianto, ahli bahasa dari Universitas Negeri Surabaya.

Oleh jaksa penuntut umum, Rahmat Hari Basuki, saksi diminta menjelaskan makna harfiah kata-kata "Idiot", maupun asal kata tersebut.

Menjawab pertanyaan jaksa, Andi Yulianto menjelaskan sesuai dengan pengetahuannya sebagai ahli bahasa Indonesia.

"Idiot untuk menyebut taraf kecerdasan paling rendah. Kecerdasan paling tinggi disebut jenius," kata Andi.

Baca juga: Karutan Sebut Ahmad Dhani Tekun Beribadah dan Belum Mood Main Musik

Saksi yang dihadirkan juga menyebut jika kata-kata yang disebut Ahmad Dhani dalam vlognya, menghina massa yang menghinanya di luar hotel Majapahit.

Namun penjelasan saksi ahli dalam sidang tersebut disanggah oleh tim kuasa hukum Ahmad Dhani.

Aldwin Rahadian, salah satu kuasa hukum Ahmad Dhani menyebut saksi yang dihadirkan jaksa tidak memiliki kompetensi karena bukan ahli forensik linguistik.

"Jadi saksi bukan ahli forensik linguistik," kata Aldwin di hadapan majelis hakim.

Melalui pertanyaan kepada saksi, Aldwin juga menunjukkan kepada majelis hakim jika kata-kata idiot yang disebut Ahmad Dhani bukanlah penghinaan karena tidak menyebut subjek yang dihina.

Dalam perkara pencemaran nama baik melalui vlog "Idiot", jaksa mendakwa Ahmad Dhani melanggar Pasal 45 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) UU RI No.19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X