Kebakaran Hutan di Pelalawan Riau Meluas ke Lahan Perusahaan

Kompas.com - 10/03/2019, 15:28 WIB
Petugas gabungan melakukan pemadaman api pada lahan milik PT Sumber Sawit Sejahtera di Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, Minggu (10/3/2019). KOMPAS.com/IDON TANJUNGPetugas gabungan melakukan pemadaman api pada lahan milik PT Sumber Sawit Sejahtera di Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, Minggu (10/3/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas hingga ke lahan milik PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) di Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Komandan Sub Satgas Karhutla Kabupaten Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan mengatakan, lahan perusahaan terbakar berawal dari lahan masyarakat yang terbakar di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, beberapa hari lalu.

"Kebakaran awalnya dari lahan masyarakat, kemudian menjalar ke sebagian pinggir lahan perusahaan di Desa Kuala Panduk," sebut Kaswandi Irwan saat diwawancarai Kompas.com, Minggu (10/3/2019).

Baca juga: Ratusan Petugas Padamkan Kebakaran Lahan di 2 Desa di Pelalawan, Riau

Pihak perusahaan, kata dia, juga produktif dari awal dengan turun membantu memadamkan api.

"Pihak perusahaan sudah membantu pemadaman dan juga alat berat untuk membuat sekat, supaya api tidak meluas. Sekarang di sekeliling lahan terbakar sudah disekat-sekat dan dibuat embung di beberapa titik," kata Kaswandi yang juga merupakan Kapolres Pelalawan.

Kaswandi mengatakan, tim Satgas Karhutla Kabupaten Pelalawan yang terdiri dari kepolisian, TNI, BPBD, Manggala Agni, Damkar, masyarakat serta perusahaan kompak "mengeroyok" titik api yang ada di gambut, yang mengeluarkan asap.

"Jumlah petugas di lapangan 231 orang. Kami berupaya memadamkan api di dalam gambut. Sekarang asap masih tebal di lokasi," tambah Kaswandi.

Sementara itu dari pantauan Kompas.com, lahan PT SSS yang terbakar belum dikelola atau masih lahan kosong yang terdapat semak belukar dan bermacam jenis kayu.

Di sebelahnya, terdapat lahan yang sudah ditanami sawit, tapi belum berbuah.

Baca juga: Kebakaran Lahan Tak Kunjung Padam, Warga di Rupat Berharap Turun Hujan

Petugas gabungan membuat sekatan dengan alat berat milik perusahaan, supaya api tidak meluas ke lahan yang sudah ditanami sawit dan lahan kosong lainnya. Selain itu, pihak perusahaan sebelumnya juga telah membuat kanal.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Pangkalan Terap dan Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Sedikitnya, ada 231 personel gabungan berupaya memadamkan api di dalam gambut. Lahan yang terbakar mengeluarkan asap yang sangat tebal.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Surati Ganjar, Pemkab Blora Bantu Bocah Disabilitas untuk Bersekolah dan Sembuh

Setelah Surati Ganjar, Pemkab Blora Bantu Bocah Disabilitas untuk Bersekolah dan Sembuh

Regional
Kadisdik Kabupaten Banjar Kalsel Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

Kadisdik Kabupaten Banjar Kalsel Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

Regional
Kuasa Hukum Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Jerinx SID

Kuasa Hukum Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Jerinx SID

Regional
Gedung Telkom Pekanbaru Kebakaran Sebabkan Telkomsel Lumpuh, Polisi Selidiki Kabel yang Terbakar

Gedung Telkom Pekanbaru Kebakaran Sebabkan Telkomsel Lumpuh, Polisi Selidiki Kabel yang Terbakar

Regional
Viral Pria Diduga ODGJ Diseret dari Pesawat, Bagaimana Bisa Terobos Masuk Bandara Lampung?

Viral Pria Diduga ODGJ Diseret dari Pesawat, Bagaimana Bisa Terobos Masuk Bandara Lampung?

Regional
13 Pengambil Paksa Jenazah di Makassar Divonis Hukuman Percobaan

13 Pengambil Paksa Jenazah di Makassar Divonis Hukuman Percobaan

Regional
Usai Rapat 17 Agustus, Remaja Asal Bogor Hilang Tenggelam

Usai Rapat 17 Agustus, Remaja Asal Bogor Hilang Tenggelam

Regional
BPPT Semai 40 Ton Garam untuk Ciptakan Hujan Buatan di Sumsel

BPPT Semai 40 Ton Garam untuk Ciptakan Hujan Buatan di Sumsel

Regional
Pemkot Malang Tracing Warga yang Rebut Jenazah Probable Covid-19

Pemkot Malang Tracing Warga yang Rebut Jenazah Probable Covid-19

Regional
Cinta Ditolak, Seorang Satpam Pilih Minum Racun Rumput

Cinta Ditolak, Seorang Satpam Pilih Minum Racun Rumput

Regional
Heran Anaknya Tak Pulang, Rupanya Terlibat Prostitusi Online, Tarif Rp 300.000-Rp 1 Juta

Heran Anaknya Tak Pulang, Rupanya Terlibat Prostitusi Online, Tarif Rp 300.000-Rp 1 Juta

Regional
Delapan PNS Polda Sumbar Positif Covid-19, RS Bhayangkara Ditutup untuk Umum

Delapan PNS Polda Sumbar Positif Covid-19, RS Bhayangkara Ditutup untuk Umum

Regional
Berstatus Zona Oranye Covid-19, Pemkot Surabaya Janji Tak Longgarkan Disiplin Protokol Kesehatan

Berstatus Zona Oranye Covid-19, Pemkot Surabaya Janji Tak Longgarkan Disiplin Protokol Kesehatan

Regional
Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan, Pasien di Samarinda Ternyata Positif Covid-19

Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan, Pasien di Samarinda Ternyata Positif Covid-19

Regional
Tol Padaleunyi Km 130 Tergenang hingga 50 cm, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Tol Padaleunyi Km 130 Tergenang hingga 50 cm, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X