Prabowo: Saya Minta Maaf...

Kompas.com - 08/03/2019, 13:37 WIB
Calon Presiden RI nomor 02 Prabowo Subianto (tengah) menyapa pendukungnya saat Safari Politik di Grand Pacific Hall, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (27/2/2019). Acara yang dihadiri ribuan pendukung dan relawan serta Purnawirawan TNI dan Polri se Jateng - DIY itu merupakan rangkaian kampanye capres nomor urut 02 di Jateng-DIY. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp. Andreas Fitri AtmokoCalon Presiden RI nomor 02 Prabowo Subianto (tengah) menyapa pendukungnya saat Safari Politik di Grand Pacific Hall, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (27/2/2019). Acara yang dihadiri ribuan pendukung dan relawan serta Purnawirawan TNI dan Polri se Jateng - DIY itu merupakan rangkaian kampanye capres nomor urut 02 di Jateng-DIY. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp.

SUMEDANG, KOMPAS.com — Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto minta maaf. Pasalnya, dia tak bisa menemui warga Sumedang di Lapangan Kegok Kaler, Desa Legok, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (6/3/2019).

Karena gagal, Prabowo pun meminta maaf. Permintaan maafnya terangkum dalam video berdurasi sekitar 50 detik.

Dalam video itu, Prabowo berdiri di samping helikopter bersama sejumlah pilot dan teknisi. Prabowo mengatakan bahwa berdasarkan saran dari para penerbang, dia batal menggunakan helikopter.

"Saudaraku yang berada di Sumedang, saya minta maaf, saya sudah bersiap terbang, tetapi cuaca gelap dari tadi," ujar Prabowo.

"Para penerbang memberi saran untuk tidak ambil risiko, saya minta maaf," katanya.

Baca juga: Prabowo: Mungkin Ini yang Terakhir untuk Indonesia...

Saat itu, dia mengaku tetap akan berusaha untuk menuju Sumedang melalui jalur darat.

"Ini di luar kemampuan kami, tetapi saya sangat menghargai dedikasi Anda, loyalitas Anda, dan saya akan berusaha menemui Anda. Kalau tidak ada cara-cara lain, mungkin ditunda," katanya.

Panggung yang sepi

Para pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto satu per satu meninggalkan lokasi di Lapangan Legok Kaler, Rabu menjelang siang.

Mereka yang tadinya memenuhi bagian belakang tempat duduk yang disediakan atau berdiri dan berkumpul di samping panggung perlahan pulang karena gagal bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. Beberapa orang bahkan memilih menembus hujan.

Panggung berlatar spanduk "Prabowo Menyapa Warga Sumedang" itu tak pernah diinjak oleh sosok yang mereka tunggu-tunggu sejak pagi. Pasalnya, dia tidak jadi mendatangi para pendukungnya.

Baca juga: Memang Begitulah Pak Prabowo, Jadi kalau Marah-marah Tidak Usah Kaget

Panitia acara "Prabowo Menyapa Warga Sumedang", Titus Diah (50), ketika ditemui di lokasi, mengatakan, "Pak Prabowo tidak jadi datang ke Sumedang karena satu dan lain hal, tapi utamanya karena cuaca buruk," ujar Titus.

Prabowo, lanjut Titus, tadinya akan berangkat ke Sumedang lewat jalur udara menggunakan helikopter. Namun, karena cuaca buruk, helikopter yang dinaiki Prabowo tak bisa mengudara karena berisiko tinggi.

"Hari ini memang tidak jadi ke Sumedang. Namun, Pak Prabowo akan berusaha bisa menyapa warga Sumedang di lain waktu," ujar Titus.

Menurut Titus, Prabowo dijadwalkan datang ke Lapangan Legok Kaler pada pukul 09.45 sampai pukul 10.45.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Prabowo Subianto: Saudaraku yang Berada di Sumedang, Saya Minta Maaf dan Pendukung Prabowo-Sandi di Sumedang Gagal Bertemu Capres-nya

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras Sebabkan Banjir Lumpur di Kecamatan Ijen, Bondowoso

Hujan Deras Sebabkan Banjir Lumpur di Kecamatan Ijen, Bondowoso

Regional
2 Arca yang Ditemukan di Sleman Berasal dari Abad ke-9

2 Arca yang Ditemukan di Sleman Berasal dari Abad ke-9

Regional
Pria Tewas Dikeroyok karena Dituduh Curi Helm, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Pria Tewas Dikeroyok karena Dituduh Curi Helm, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Regional
Kronologi Porter Lion Air Curi Uang Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu

Kronologi Porter Lion Air Curi Uang Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Petugas Rumah Sakit di Jateng Wajib Pakai Masker Khusus

Cegah Penularan Virus Corona, Petugas Rumah Sakit di Jateng Wajib Pakai Masker Khusus

Regional
Besok Mulai Berlaku di Batam, Barang Impor di Atas 3 Dollar AS Kena Bea Masuk

Besok Mulai Berlaku di Batam, Barang Impor di Atas 3 Dollar AS Kena Bea Masuk

Regional
Kisah Ibu 4 Anak Idap Kanker Stadium 4, Makan Andalkan Belas Kasihan Tetangga

Kisah Ibu 4 Anak Idap Kanker Stadium 4, Makan Andalkan Belas Kasihan Tetangga

Regional
Bawa Pisau, Seorang Pria di Pontianak Ngamuk di Kedai Kopi, Tikam Warga hingga Tewas

Bawa Pisau, Seorang Pria di Pontianak Ngamuk di Kedai Kopi, Tikam Warga hingga Tewas

Regional
Dampak Virus Corona, Jumlah Turis China di Bali Zoo Menurun

Dampak Virus Corona, Jumlah Turis China di Bali Zoo Menurun

Regional
Kronologi Terbongkarnya Kebohongan Siswi SMA di Makassar yang Pura-pura Diculik

Kronologi Terbongkarnya Kebohongan Siswi SMA di Makassar yang Pura-pura Diculik

Regional
Bawa Gergaji, Pemuda di Kebumen Ngamuk dan Paksa Masuk ke Bank Danamon

Bawa Gergaji, Pemuda di Kebumen Ngamuk dan Paksa Masuk ke Bank Danamon

Regional
Hendak Memancing, Warga Musi Rawas Temukan Kerangka Manusia di Semak-semak

Hendak Memancing, Warga Musi Rawas Temukan Kerangka Manusia di Semak-semak

Regional
Diperkosa Bertahun-tahun oleh Ayah, Kakak, dan Sepupu, Remaja Wanita di Mamasa Takut Melapor

Diperkosa Bertahun-tahun oleh Ayah, Kakak, dan Sepupu, Remaja Wanita di Mamasa Takut Melapor

Regional
Pemprov NTB Siapkan Corona Crisis Center

Pemprov NTB Siapkan Corona Crisis Center

Regional
Ayah, Kakak, dan Sepupu Tak Saling Tahu Telah Memerkosa Remaja Wanita Bertahun-tahun

Ayah, Kakak, dan Sepupu Tak Saling Tahu Telah Memerkosa Remaja Wanita Bertahun-tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X