Kantor Pusat Pemerintahan Sumedang Banjir, Pegawai Pulang Tenteng Sepatu

Kompas.com - 04/03/2019, 18:43 WIB
Banjir ketinggian 20-30 sentimeter menggenang kantor IPP Setda Sumedang, Senin (4/3/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.com/AAM AMINULLAHBanjir ketinggian 20-30 sentimeter menggenang kantor IPP Setda Sumedang, Senin (4/3/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com


SUMEDANG, KOMPAS.com - Tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak Senin (4/3/2019) siang menyebabkan kantor Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Kabupaten Sumedang, terendam banjir, Senin sore pukul 15.00 WIB.

Pantauan Kompas.com, ketinggian banjir di kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang mencapai 20-30 sentimeter.

Banjir cileuncang (banjir sementara) ini terjadi di area pendopo pintu masuk dan halaman depan IPP Sumedang. Banjir bertahan hingga lebih dari 1,5 jam.

Baca juga: Warga Prabumulih Terpaksa Panen Buah Rambai di Tengah Banjir

Kondisi ini sempat menyulitkan para pegawai di Setda Sumedang ketika akan pulang, keluar dari kantor menuju tempat parkir kendaraan. Mereka terpaksa melepas sepatu mereka.

"Iya, sulit keluar karena ketinggian air mencapai sebetis saya," ujar seorang ASN Setda Sumedang, kepada Kompas.com, di IPP Sumedang, Senin sore.

Sementara itu, Kepala Subbagian Rumah Tangga Setda Sumedang Hendra Purwadi mengatakan, banjir cileuncang ini disebabkan besarnya luapan air dari arah kantor Bappenda Sumedang dan lahan kosong di pinggir Mapolres Sumedang.

"Halaman Setda Sumedang ini posisinya berada di bawah. Sehingga air cileuncang dari tanah kosong dan Bappenda itu pun mengalir ke kawasan setda," ucap dia.

Baca juga: 4 Minggu Berlalu, Banjir Masih Rendam Sebagian Prabumulih

Selain itu, kata Hendra, gorong-gorong atau saluran drainase yang berada di kawasan Setda Sumedang mengalir ke sungai kecil.

Namun, pada waktu bersamaan, sungai tersebut meluap sehingga air masuk ke halaman IPP Sumedang.

"Solusinya harus bikin gorong-gorong baru yang bisa tembus ke sungai besar di belakang Kantor Bappppeda Sumedang. Supaya ketika air meluap bisa langsung tersalurkan," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X