Tim SAR Gabungan Pakai Alat Berat Cari Korban Longsor Tambang di Sulut

Kompas.com - 01/03/2019, 09:36 WIB
Sejumlah anggota tim SAR mengevakuasi salah seorang korban penambang emas yang tertimbun longsor di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Selasa (26/2/2019) malam. Sekitar 60 pekerja tertimbun longsor di lokasi penambangan emas tanpa izin tersebut. HO/HUMAS BASARNASSejumlah anggota tim SAR mengevakuasi salah seorang korban penambang emas yang tertimbun longsor di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Selasa (26/2/2019) malam. Sekitar 60 pekerja tertimbun longsor di lokasi penambangan emas tanpa izin tersebut.

MANADO, KOMPAS.com - Tim SAR gabungan berencana mencari korban penambang yang tertimpa longsoran tambang di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, dengan menggunakan alat berat.

"Direncanakan menggunakan alat berat. Saat ini masih dilakukan pembersihan lokasi. Maksudnya, akses jalan untuk alat berat menuju TKP sudah mulai dibersihkan," kata juru bicara Badan SAR Nasional (Basarnas) Manado Feri Ariyanto saat dihubungi Kompas.com via telepon, Jumat (1/3/2019) pagi.

Feri menjelaskan, pihaknya menggunakan alat berat karena banyaknya batu besar di lokasi bencana.

"Ini atas kesepakatan antara Basarnas, bupati Bolmong, kapolres Bolmong, korem Bolmong dan perusahaan tambang emas J Resources. Menggunakan alat berat milik J Resources," ujarnya seperti dikutip dari rilis tertulis.

Baca juga: Delapan Korban Meninggal dalam Insiden Longsor Tambang Emas di Sulut

Saat ini, jumlah kekuatan Tim SAR gabungan di lokasi sebanyak 485 orang. Terdiri dari Basarnas 50 orang, TNI 60 orang, Polri 200 orang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmong 30 orang, J Resources 50, Mapala Sulut 5 orang, PMI 10 orang, dan masyarakat 100 orang.

Alat-alat yang digunakan dari SAR, seperti seperangkat ekstrikasi, dua unit tandu basket, dua unit long spinal board, satu rescue radar, dua mountaineering, dan 75 lembar kantong mayat.

Selain itu, kendaraan Basarnas terdiri dari tiga unit truk personel SAR, dua unit mobil kompartemen SAR, satu unit mobil personel SAR, dua unit mobil SAR D-Max, dan satu unit sepeda motor trail.

Peralatan lain, yakni genset dua unit, cangkul dan sekop, tiga perangkat kantong obat-obatan, dan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Hingga saat ini berdasarkan hasil evakuasi Tim SAR gabungan, korban meninggal akibat longsor sebanyak 8 orang, korban selamat 19 orang dan korban hilang diperkirakan 33 orang. Total terdampak 60 jiwa.

Baca juga: 5 Fakta Longsor Tambang Emas di Sulut, 37 Penambang Diduga Masih Tertimbun hingga Kekurangan Kantong Jenazah

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan penambang emas tanpa izin (peti) di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong, Sulut tertimbun longsor, pada Selasa (26/2/2019) pukul 21.00 Wita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.