Kompas.com - 22/02/2019, 15:24 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memastikan pemilihan Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) bakal digelar Maret 2019. Hal itu dikatakan Rudiantara saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (22/2/2019).

"Pemilihannya antara 15 sampai dengan akhir Maret," ujar Rudiantara.

Sebelumnya proses pemilihan Rektor Unpad sempat berlarut-larut sejak 27 Oktober 2018 lalu dengan beragam polemik.

Adapun tiga calon Rektor Unpad yakni Aldrin Herwany (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Atip Latipulhayat (Fakultas Hukum), dan Obsatar Sinaga (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik).

Baca juga: Pemilihan Rektor Unpad Terkatung-katung, Mahasiswa Kecewa

Rudiantara menyatakan, pemilihan rektor yang tak sesuai jadwal disebabkan Majelis Wali Amanat (MWA) ingin mengedepankan prinsip good governance yang transparan dan adil.

Oleh karena itu itu, MWA membuka masukan dari semua elemen terhadap ketiga calon. Termasuk membentuk whistleblowing system sesuai rekomendasi dari ombudsman.

"Nah kemudian tanggal 31 Januari sampai 8 Februari kami iklankan terhadap tiga calon. Ada masukan, aduan, biar semua terbuka," ujarnya.

Hasil masukan itu, kata Rudiantara, akan jadi pertimbangan dalam menentukan kelangsungan proses pemilihan terhadap tiga calon rektor.

"Nah tadi kami bahas, hasilnya itu nanti akan jadi pertimbangan pada saat pemilihan rektor kan sekarang belum pemilihan, baru calon saja. Nanti dari yang tiga kita pilih. Masukan yang sampai 8 Februari kemarin jadi pertimbangan terhadap yang dipilih," paparnya.

Rudiantara menambahkan, hingga saat ini calon rektor Unpad masih memiliki tiga kandidat.

Namun, ia tak menampik ada potensi perubahan jumlah calon atau masuknya nama baru bergantung hasil rapat yang membahas masukan masyarakat.

"Ini kita menunggu seminggu lagi. Ada proses yang berkaitan dengan masalah legitimasi kesertaan dari calon rektor. Sampai saat ini iya (tiga calon) nanti kita rapat lagi. Tapi jadwalnya sudah dipatok. Tapi masukan yang kemarin dari Ombudsman, masyarakat yang terbuka itu menjadi konsiderasi pertimbangan MWA dalam memilih. Minggu depan akan ditetapkan pemilihannya tanggal 15 atau akhir Maret," jelasnya. 

Kompas TV Mahasiswi program doktor Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Riau di Pekanbaru melaporkan salah satu dosen penguji yang juga merupakan rektor di Universitas Muhammadiyah Riau. Pelaporan dilakukan atas dugaan penghinaan dan diduga sempat dilepar menggunakan draf disertasi.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.