Titik Api Muncul Lagi, 30 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Bengkalis

Kompas.com - 22/02/2019, 06:17 WIB
Tim Satgas Karhutla berjibaku mematikan titik api yang baru ditemukan di Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (21/2/2019). KOMPAS.com/IDON TANJUNGTim Satgas Karhutla berjibaku mematikan titik api yang baru ditemukan di Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (21/2/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Luas lahan gambut yang terbakar di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, makin bertambah.

Titik api kembali ditemukan di Kelurahan Terkul, yang membakar puluhan hektar lahan gambut. Itu artinya, luas lahan gambut yang terbakar semakin bertambah.

"Hari ini ada titik api baru ditemukan di Jalan Semoga Jaya, Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat. Luas lahan yang terbakar sekitar 30 hektar," kata Komandan Regu III Manggala Agni Daops Dumai Hamdani pada Kompas.com, Kamis (21/2/2019).

Dia mengatakan, kondisi cuaca dalam tiga hari terakhir sangat panas, yang membuat lahan gambut semakin kering dan mudah terbakar. Ditambah lagi dengan tiupan angin yang sangat kencang.

Baca juga: Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

"Lahan yang baru terbakar ini semak belukar. Lahan kosong (tidak dikelola) milik masyarakat," kata Hamdani.

Dia mengatakan, Tim Manggala Agni, kepolisian, TNI, BPBD dan masyarakat peduli api (MPA), kesulitan mematikan api. Sebab, titik api muncul di tengah lahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini lebih sulit memadamkan. Kita tidak bisa menjangkau titik api, karena semak belukar yang padat. Sehingga kita lakukan penyiraman dari seberang kanal menggunakan tiga unit mesin pompa air. Sumber air tersedia di dalam kanal," kata Hamdani.

Namun tindakan yang pertama diambil, lanjut Hamdani, yakni memutus api yang sedang menjalar.

Baca juga: KLHK Kirim Heli Water Bombing untuk Matikan Api Karhutla di Bengkalis

"Kita upayakan dulu memutus kepala api atau penyekatan supaya kebakaran tidak meluas," terang Hamdani.

Sebagaimana diketahui, kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Rupat, Bengkalis ada beberapa titik.

Saat ini kebakaran terdapat di Kelurahan Terkul, Kelurahan Pergam, Desa Sri Tanjung, Desa Teluk Lecah dan Desa Kebumen.

Upaya pemadaman karhutla di lima wilayah ini, sudah berlangsung lebih kurang tiga pekan. Sementara luas lahan yang terbakar mencapai ribuan hektar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartispasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartispasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.