Kebakaran di Pemukiman Padat Ternate, 12 Rumah dan Kantor Lurah Ludes

Kompas.com - 18/02/2019, 19:28 WIB
Kebakaran di pemukiman padaat penduduk di Ternate, kantor lurah Takoma di Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, ikut terbakar, Senin (18/02/2019). KOMPAS.com/YAMIN ABD HASANKebakaran di pemukiman padaat penduduk di Ternate, kantor lurah Takoma di Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, ikut terbakar, Senin (18/02/2019).

TERNATE, KOMPAS.com - Kebakaran hebat melanda areal pemukiman padat penduduk Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Senin (18/02/2019) sekitar pukul 15.00 WIT.

Dalam kejadian itu, sedikitnya sekitar 12 unit rumah termasuk Kantor Kelurahan Takoma ditambah beberapa kios ikut terbakar.

Sebanyak tujuh unit mobil dari dinas kebersihan dan kebakaran Kota Ternate dibantu 2 unit mobil water canon dari Polres Ternate diturunkan di lokasi kejadian untuk memadamkan api.

Sejauh ini belum diketahui pasti sumber api dan penyebab kebakaran. 

Baca juga: Dalam 5 Hari Terakhir, Kebakaran Lahan di Riau Semakin Meluas

Informasi yang dihimpun Kompas.com di lokasi kejadian, sumber api berasal dari arah dekat kantor kelurahan.

“Tadi dengarnya pas ada yang buka kamar gudang di kantor (kelurahan), asap keluar dari situ,” kata salah satu sumber di lokasi kejadian.

Sementara Lurah Takoma Mimi Rahman mengaku saat kejadian para pegawai sementara berada di halaman depan kantor melakukan bersih-bersih dan mengangkat bendera.

“Dari luar, tiba-tiba lihat sudah ada asap, begitu buka salah satu ruangan api sudah di plafon,” kata Mimi, Senin.

Baca juga: Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran Kantor Telkom

Namun sumber api sendiri dan sebabnya, Lurah Takoma belum dapat memastikannya dari mana asalnya.

Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda saat ditemui dilokasi kejadian juga belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Informasi dari dekat-dekat kantor lurah tapi pastinya belum tau, kita masih butuh selidiki dan pemeriksaan saksi-saksi lebih lanjut,” kata kapolres.

Angin kencang kata kapolres diduga sebagai salah satu faktor, api cepat merembet ke rumah lainnya.

Baca juga: Si Jago Merah Beraksi di Pemukiman Padat di Kapuk

“Mengenai korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian tersebut sejuah ini informasinya belum ada, tapi nanti kita akan identifikasi,” kata kapolres lagi.

Akibat kejadian itu, membuat jalan protokol depan kantor kelurahan macet dan arus lalulintas sempat dialihkan. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Kampanye Terakhir, Ganjar Minta Paslon dan Parpol Tak Kerahkan Simpatisan Turun ke Jalan

Hari Kampanye Terakhir, Ganjar Minta Paslon dan Parpol Tak Kerahkan Simpatisan Turun ke Jalan

Regional
Meninggal dengan Luka Lebam, Bocah 7 Tahun Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Terbongkar Saat Akan Dimakamkan

Meninggal dengan Luka Lebam, Bocah 7 Tahun Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Terbongkar Saat Akan Dimakamkan

Regional
Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia di Hutan Probolinggo, Berawal dari Warga Bersihkan Lahan

Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia di Hutan Probolinggo, Berawal dari Warga Bersihkan Lahan

Regional
2 Anggota DPRD Kota Bima Dirawat di RS Setelah Positif Covid-19

2 Anggota DPRD Kota Bima Dirawat di RS Setelah Positif Covid-19

Regional
Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya, Tak Berpontensi Tsunami

Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya, Tak Berpontensi Tsunami

Regional
Ketinggian Banjir di Aceh Utara Mencapai 2 Meter, 5 Desa Terisolir, Warga Mengungsi

Ketinggian Banjir di Aceh Utara Mencapai 2 Meter, 5 Desa Terisolir, Warga Mengungsi

Regional
Fakta Istri Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Berawal dari Pulang Mabuk

Fakta Istri Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Berawal dari Pulang Mabuk

Regional
Bank Indonesia Prediksi Ekonomi Jabar Membaik di Triwulan Keempat

Bank Indonesia Prediksi Ekonomi Jabar Membaik di Triwulan Keempat

Regional
Bawaslu Minta Pemkab Semarang Tak Salurkan Bansos Selama Masa Tenang Pilkada

Bawaslu Minta Pemkab Semarang Tak Salurkan Bansos Selama Masa Tenang Pilkada

Regional
Cerita Korban Banjir Medan, Tak Sangka Bisa Lintasi Banjir Setinggi Dada, Padahal Gendong 2 Anak

Cerita Korban Banjir Medan, Tak Sangka Bisa Lintasi Banjir Setinggi Dada, Padahal Gendong 2 Anak

Regional
Fakta Terkini Gunung Semeru Meletus, Potensi Lahar Dingin hingga Imbauan Khofifah

Fakta Terkini Gunung Semeru Meletus, Potensi Lahar Dingin hingga Imbauan Khofifah

Regional
5 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara, Warga: Kami Puluhan Tahun Langganan Banjir...

5 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara, Warga: Kami Puluhan Tahun Langganan Banjir...

Regional
Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Regional
Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Regional
Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X