KILAS DAERAH

Wagub Sulut: Jangan Main-Main dengan APBD!

Kompas.com - 15/02/2019, 20:00 WIB
Wagub Sulut ingatkan birokrat jangan main-main dengan APBD Dokumen Humas Pemprov SulutWagub Sulut ingatkan birokrat jangan main-main dengan APBD

KOMPAS.com - Wakil Gubernur Sulawesi Utara ( Sulut) Steven Kandouw mengingatkan kepada seluruh pengelola keuangan dan kas daerah untuk tidak coba-coba mempermainkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD) masing-masing daerah.

”Jangan main-main dengan APBD. Semua dapat dimonitor baik aset bergerak maupun tunai. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai pada pertanggungjawaban,” tegas Kandouw saat membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Sosialisasi Pengelolaan Hibah Daerah Tahun Anggaran 2019 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, di Hotel Sutanraja Amurang, Minahasa Selatan, (Jumat/15/2/2019).

Terlebih, menurut Wagub dalam beberapa hari ke depan Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) akan mengaudit hasil keuangan daerah.

Baca jugaBerantas Korupsi, Pemprov Sulut Gelar Rapat Evaluasi bersama KPK

”Ingat, jangan cepat terlena dengan banyaknya jumlah keuangan yang akan dikelola. Apalagi dalam 35 hari ke depan BPK sedang melakukan pemeriksaan hasil keuangan daerah,” jelas Wagub Sulut seperti dalam keterangan tertulisnya. 

Steven berharap, pencapaian Pemprov Sulut mendapatkan predikat Wajar Tanpa pengecualian (WTP) dari BPK pada 2018 karena mampu mengelola keuangan daerah sebesar Rp 4,3 triliun dapat diulang di tahun ini.

”Pokoknya tidak ada alasan, semua harus diaudit, Surat Pertanggungjawaban (SPJ)-nya harus jelas dan lengkap," sambung Wagub Steven.

Selama tiga tahun menjabat, Wagub Steven menilai masih banyak birokrat yang berorientasi pada keuntungan pribadi dibandingkan mengutamakan kepentingan masyarakat. Untuk itu, ia tak letih untuk mengingatkan para birokrat agar berhati-hati.

Baca jugaCegah Korupsi Penerimaan Daerah, Pemprov Sulut Rakor dengan KPK

”Tiga tahun ini saya perhatikan, banyak birokrat yang hanya berpikir untuk mengisi kantong mereka. Bagaimana menggelar kegiatan supaya mereka bisa mendapat untung lebih, bagaimana soal bagi-bagi hasil dan sebagainya. Ingat, jangan sekali-kali berpikir demikian”, lanjut Wagub Steven.

Terlebih menurut Wagub Steven, pada 2018 sejumlah Pegawai Negara Sipil (PNS) sempat berurusan dengan aparat hukum.

”Tahun lalu ada sejumlah PNS yang terjerat masalah hukum karena keuangan daerah. Lebih disayangkan lagi mereka kebanyakan berasal dari sini (Minahasa Selatan). Walaupun sudah ada upaya melindungi mereka, tapi tetap dari pusat katakan pecat," tutup Wagub.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

Regional
Menteri Koperasi dan UKM Harap Pelaku UMKM Dapat Topang Perekonomian Babel

Menteri Koperasi dan UKM Harap Pelaku UMKM Dapat Topang Perekonomian Babel

Regional
Gempa Juga Terjadi di Pangandaran

Gempa Juga Terjadi di Pangandaran

Regional
Gara-gara Dituding Curi Ayam, Pria di Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga

Gara-gara Dituding Curi Ayam, Pria di Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga

Regional
Berkunjung ke Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

Berkunjung ke Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

Regional
Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test

Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test

Regional
Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Regional
Satu Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Kapal, Ayah Selamat, 2 Anaknya Meninggal

Satu Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Kapal, Ayah Selamat, 2 Anaknya Meninggal

Regional
Danjen Akademi TNI: Pemkot Magelang Pindah Saja, Kalau Enggak Nanti Pakai Cara-cara Kita

Danjen Akademi TNI: Pemkot Magelang Pindah Saja, Kalau Enggak Nanti Pakai Cara-cara Kita

Regional
Gempa di Rangkasbitung, Warga Serang Merasa Pusing dan Mual

Gempa di Rangkasbitung, Warga Serang Merasa Pusing dan Mual

Regional
Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Regional
Kapal Pembawa 84 Ton Ikan ke Jakarta Tenggelam di Perairan Selayar

Kapal Pembawa 84 Ton Ikan ke Jakarta Tenggelam di Perairan Selayar

Regional
Gempa di Rangkasbitung, Guncangan Terasa 5 Detik

Gempa di Rangkasbitung, Guncangan Terasa 5 Detik

Regional
Dikira Bansos Bantuan Covid-19, Ternyata Isinya Narkoba

Dikira Bansos Bantuan Covid-19, Ternyata Isinya Narkoba

Regional
Masih Pandemi, Bali Terima Lagi Wisatawan di Akhir Juli, Pakar Sebut Terlalu Buru-buru

Masih Pandemi, Bali Terima Lagi Wisatawan di Akhir Juli, Pakar Sebut Terlalu Buru-buru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X