Ada Kasus Siswa Tantang Guru, Wakil Bupati Gresik Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter

Kompas.com - 12/02/2019, 18:44 WIB
Nur Khalim (kiri) dan AA (tengah), dalam mediasi yang dilakukan di kantor Polsek Wringinanom, Minggu (10/2/2019).KOMPAS.com / HAMZAH Nur Khalim (kiri) dan AA (tengah), dalam mediasi yang dilakukan di kantor Polsek Wringinanom, Minggu (10/2/2019).

GRESIK, KOMPAS.com – Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim merasa prihatin dengan aksi siswa yang menantang gurunya di Gresik, Jawa Timur beberapa waktu yang lalu.

Qosim mengatakan, kejadian itu harusnya membuat insitusi pendidikan yang ada di Gresik lebih memperhatikan anak didiknya dengan cara penguatan pendidikan karakter di masing-masing sekolah.

“Anak yang bersangkutan (AA) harus diberi semacam pembinaan, untuk menimbulkan efek jera dan tidak ditiru oleh anak (siswa) yang lain. Tapi tetap harus memberikan mereka kesempatan untuk belajar,” ujar Qosim saat ditemui di Kantor Bupati Gresik, Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Jawa Timur, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: Usai Videonya Viral, Guru yang Pernah Ditantang Siswanya di Gresik Dapatkan Beberapa Hadiah

Qosim mengatakan, untuk mencegah kejadian serupa terulang, pihaknya akan turun ke lapangan untuk menggelar road show ke sejumlah sekolah untuk melakukan pembinaan. 

Penguatan pendidikan karakter sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 87 tahun 2017.

“Pak Bupati, saya, dan Pak Sekda kemarin sudah bicara. Insya Allah kami akan melakukan pembinaan di setiap kecamatan di SLTA atau SLTP yang berkenan untuk mengambil posisi sebagai inspektur atau pembina upacara. Stressing-nya (poin utama) adalah pendidikan karakter bagi siswa,” ucap dia.

Baca juga: Jawaban Kadis Pendidikan Gresik Terkait Masa Depan Siswa yang Merokok dan Tantang Guru

Qosim berharap agar siswa AA dapat diberikan perhatian dan pembinaan agar memperbaiki perilakunya.

“Jadi kalau ada anak yang melakukan pelanggaran moral kayak kemarin, ya harus diberi pembinaan. Nanti Insya Allah kami akan melakukan kegiatan periodik itu (sebagai inspektur) di berbagai kecamatan,” kata dia.

“Kemarin memang sudah sepakat damai. Tapi tetap, anak yang bersangkutan harus diberi perhatian khusus, baik oleh orang tua maupun pihak sekolah,” lanjut Qosim.


Terkini Lainnya

Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

Internasional
Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

Regional
Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Internasional
Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

Megapolitan
Pejabat  yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

Pejabat yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

Regional
Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

Nasional
Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

Megapolitan
Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

Internasional
Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

Regional
Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

Megapolitan
Sejumlah Tips Hadapi Banjir

Sejumlah Tips Hadapi Banjir

Megapolitan
Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Regional
Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

Nasional
Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

Regional
Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

Internasional

Close Ads X