Jawaban Kadis Pendidikan Gresik Terkait Masa Depan Siswa yang Merokok dan Tantang Guru

Kompas.com - 11/02/2019, 10:29 WIB
Nur Khalim (kiri) dan AA (tengah), dalam mediasi yang dilakukan di kantor Polsek Wringinanom, Minggu (10/2/2019). KOMPAS.com / HAMZAHNur Khalim (kiri) dan AA (tengah), dalam mediasi yang dilakukan di kantor Polsek Wringinanom, Minggu (10/2/2019).


GRESIK, KOMPAS.com - Kasus siswa merokok di dalam kelas dan sempat terlihat seakan menantang sang guru saat coba diingatkan, berakhir damai dengan mediasi di kantor Polsek Wringinanom, Minggu (10/2/2019).

Selepas mediasi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Mahin, sempat menyinggung terkait kelangsungan pendidikan bagi AA, siswa kelas IX SMP PGRI Wringinanom yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Termasuk, mengenai kemungkinan nantinya AA bakal kesulitan dalam mencari sekolah untuk kelangsungan pendidikannya di tingkat SMA/SMK.

Baca juga: Imbauan Kadis Pendidikan Gresik usai Kejadian Siswa Merokok dan Tantang Guru

"Kita enggak bisa punishment ke anak, karena itu tanggung jawab kita bersama. Kalau andai kata anak itu bisa berubah 180 derajat sikapnya, apa enggak bisa masuk? Tinggal nanti ke depan bagaimana kontrol terhadap si anak ini, baik orangtua, lembaga, maupun masyarakat, sehingga anak ini nanti bisa ada perubahan," ujar Mahin, selepas proses mediasi di kantor Polsek Wringinanom, Minggu (10/2/2019).

"Semua harus bisa ambil bagian supaya si anak ini bisa berubah. Baik sikap maupun ucapan, sehingga tidak mengulangi kembali (kejadian tersebut)," ucap dia.

Terlebih, lanjut Mahin, AA yang kini sedang berada dalam kelas IX di SMP PGRI Wringinanom, sebentar lagi bakal melangsungkan ujian nasional (unas) di tingkat SMP se-derajat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tetap hak-hak dia kami berikan. Katakanlah ini hal yang harus kami punya tanggung jawab bersama, disanksi (dikeluarkan) tidak bisa ikut ujian, enggak seperti itu," kata dia.

Baca juga: Reaksi Kadis Pendidikan Gresik soal Kasus Siswa Merokok dan Tantang Guru

"Kami sebagai lembaga pendidik, harus bisa memberi perubahan dan pencerahan kepada anak-anak. Mendidik itu luas artinya, tidak sekedar memberi materi pelajaran saja, tapi bagaimana kami bertanggung jawab mengubah karakter, dari yang karakter kurang baik menjadi baik," terang dia.

Atas kejadian ini, Mahin mengimbau kepada orangtua siswa untuk lebih memperhatikan dan mengontrol perilaku anaknya dalam kehidupan sehari-hari. Kepada pihak sekolah, diharapkan untuk lebih aktif dalam melakukan bimbingan konseling terhadap siswa AA.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.