Polisi Sita 400 Liter Miras Tradisional Saat Razia di Dermaga Penyeberangan Maluku

Kompas.com - 12/02/2019, 17:43 WIB
Aparat Polres Pulau Ambon menyita sebanyak 400 liter minuman keras tradisional jenis sopi di kawasan dermaga penybeerangan feri Hunimua, di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (12/2/2019). Sopi hasil sitaan kemudian dibawa ke Kantor Polres Pulau AmbonKOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY Aparat Polres Pulau Ambon menyita sebanyak 400 liter minuman keras tradisional jenis sopi di kawasan dermaga penybeerangan feri Hunimua, di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (12/2/2019). Sopi hasil sitaan kemudian dibawa ke Kantor Polres Pulau Ambon

AMBON, KOMPAS.com - Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menyita 400 botol minuman keras ( miras) tradisional jenis sopi saat menggelar razia di kawasan Dermaga Penyeberangan Feri Hunimua, di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Selasa (12/2/2019).

Wakil Kepala Polres Pulau Ambon Kompol Ferry Mulyana mengatakan, miras tersebut disita polisi setelah memeriksa sejumlah minibus yang baru saja turun dari kapal feri.

Ratusan liter miras itu dititip pemiliknya melalui sejumlah mobil angkutan saat hendak menuju Kota Ambon. 

“Jumlahnya ada 400 liter, semuanya diamankan dari sejumlah mobil yang melintas dengan kapal feri,” ujar Ferry kepada wartawan di Mapolres Pulau Ambon, Selasa.

Baca juga: Dua Wanita Ditangkap karena Jual Miras di Mobil

Ferry mengatakan, ratusan liter miras itu berasal dari sejumlah wilayah di Pulau Seram seperti Waisala, Piru, Waipia dan Masohi. Saat diamankan, ratusan miras disembunyikan di dalam dalam karung dan beberapa miras lainnya dikemas dalam kertas plastik dan disimpan di dalam karton.

Ferry mengatakan, razia terhadap peredaran miras jenis sopi gencar dilakukan karena sopi selama ini menjadi penyebab utama sejumlah aksi kejahatan dan kriminalitas di masyarakat.

Baca juga: Dua Pemuda Karawang Tewas Setelah Tenggak Miras Oplosan

Ratusan miras tradisional tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolres Pulau Ambon untuk diamankan dan akan dimusnahkan

Miras ini sangat membuat keresahan di masyarakat dan selalu menjadi sumber dari gangguan kantibmas dan juga kejahatan lainnya di wilayah hukum Polres Ambon,” kata Ferry.


Terkini Lainnya

Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

Internasional
Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

Regional
Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Internasional
Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

Megapolitan
Pejabat  yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

Pejabat yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

Regional
Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

Nasional
Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

Megapolitan
Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

Internasional
Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

Regional
Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

Megapolitan
Sejumlah Tips Hadapi Banjir

Sejumlah Tips Hadapi Banjir

Megapolitan
Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Regional
Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

Nasional
Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

Regional
Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

Internasional

Close Ads X