Harga Sayur Kol Anjlok Drastis, Petani di Magetan Enggan Memanen

Kompas.com - 31/01/2019, 13:00 WIB
Tanaman kol di sentra sayur Desa Ngancar Kabupaten Magetan. Dua minggu terakhir harga kol di Magetan anjlok dari Rp 1.500 per kilogram mmenjadi Rp 500 per kilogram. Hal ini membuat sebagian petani kesulitan memanen tanaman mereka. KOMPAS.com/SUKOCOTanaman kol di sentra sayur Desa Ngancar Kabupaten Magetan. Dua minggu terakhir harga kol di Magetan anjlok dari Rp 1.500 per kilogram mmenjadi Rp 500 per kilogram. Hal ini membuat sebagian petani kesulitan memanen tanaman mereka.

MAGETAN , KOMPAS.com - Harga sayuran kol di Kabupaten Magetan, Jawa Timur anjlog dari biasanya Rp 1.500 menjadi Rp 500 per kilogram. 

Sadiran Mustofasalah, satu petani sayur kol dari Desa Bedagung, Kabupaten Magetan mengatakan, harga kol anjlok sejak dua minggu terakhir dikarenakan hampir seluruh petani kol di Magetan panen bersamaan.

“Jadi kalau petani kobis (kol) kali ini katakanlah gulung tikar. Dengan biaya operasional, mengelola lahan, pupuk dan lain sebagainya pokoknya, tidak kembali sepertiganya,” ujar Sadiran, Rabu (30/01/2019).

Baca juga: Buah Naga Merah Banyuwangi, yang Disayang dan Dibuang...

Tingginya biaya untuk ongkos memanen di ladang membuat sebagian petani memilih tidak memanen tanaman sayur kol mereka.

Sadiran mengaku banyak petani yang pasrah dengan keadaan tersebut.

“Ongkos kuli Rp 400 per kilogram kalau dijual Rp 500 per kilogram belum biaya mobil. Sebagian petani memilih membiarkan tanamannya tidak dipanen,” imbuhnya.

Petani sayur kol di Desa Bedagung berharap pemerintah daerah turun tangan memberikan bantuan bibit untuk musim panen berikutnya karena dipastikan mereka kehabisan modal.

Harga Rp 500 per kilogram menurut Sadiran merupakan harga terburuk sejak lima tahun lalu.

Baca juga: Ganjar: Harga Bawang Merah yang Anjlok Saat Panen Raya Perlu Diakali



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Semak, Anak Menangis Ceritakan Perjuangan Korban Cari Nafkah

Ibu Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Semak, Anak Menangis Ceritakan Perjuangan Korban Cari Nafkah

Regional
Kenal di Medsos, Helfa Dibunuh Teman Kencan karena Menolak Berhubungan Badan, Ini Kronologinya

Kenal di Medsos, Helfa Dibunuh Teman Kencan karena Menolak Berhubungan Badan, Ini Kronologinya

Regional
Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Solo, Gibran-Teguh Nomor 1 dan Bajo Nomor 2

Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Solo, Gibran-Teguh Nomor 1 dan Bajo Nomor 2

Regional
Polisi Panggil Penyelenggara Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Tegal

Polisi Panggil Penyelenggara Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Tegal

Regional
Wakil Ketua DPRD Tegal Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi: Awalnya Izin Pakai Panggung Kecil, tetapi...

Wakil Ketua DPRD Tegal Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi: Awalnya Izin Pakai Panggung Kecil, tetapi...

Regional
Polda Babel Hentikan Kasus Dugaan Penipuan Bitcoin BTC Panda Senilai Rp 261,3 M

Polda Babel Hentikan Kasus Dugaan Penipuan Bitcoin BTC Panda Senilai Rp 261,3 M

Regional
Anggota DPRD Jadi Bandar Narkoba, Golkar Sebut Penentuan Calon Tanggung Jawab KPU

Anggota DPRD Jadi Bandar Narkoba, Golkar Sebut Penentuan Calon Tanggung Jawab KPU

Regional
'Saya Sudah Diwanti-wanti, Pak Gubernur di Wilayah Itu Kiri Kanan Sudah Positif Semua'

"Saya Sudah Diwanti-wanti, Pak Gubernur di Wilayah Itu Kiri Kanan Sudah Positif Semua"

Regional
Ugal-ugalan di Jalan Raya, Puluhan Anggota Klub Motor Trail Ditangkap

Ugal-ugalan di Jalan Raya, Puluhan Anggota Klub Motor Trail Ditangkap

Regional
Sempat Ditegur Mendagri, Cellica-Aep Hanya Bertiga Datang ke Acara Penetapan Nomor Urut

Sempat Ditegur Mendagri, Cellica-Aep Hanya Bertiga Datang ke Acara Penetapan Nomor Urut

Regional
Pemprov DIY Izinkan SMK dan Kampus Gelar Praktikum Tatap Muka

Pemprov DIY Izinkan SMK dan Kampus Gelar Praktikum Tatap Muka

Regional
Tekan Penyebaran Covid-19,  Ada Tim Pemburu Warga Tak Bermasker di Tasikmalaya

Tekan Penyebaran Covid-19, Ada Tim Pemburu Warga Tak Bermasker di Tasikmalaya

Regional
Ridwan Kamil Klaim Penanganan Covid-19 di Jabar Membaik, Luhut: Okupansi ICU di Jabodetabek Tinggi

Ridwan Kamil Klaim Penanganan Covid-19 di Jabar Membaik, Luhut: Okupansi ICU di Jabodetabek Tinggi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 24 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 24 September 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X