Ini Potensi Panas Bumi di Papandayan dan Kamojang yang Jadi Alasan Perubahan Status Cagar Alam

Kompas.com - 28/01/2019, 05:50 WIB
Taman Wisata Alam Kawah Kamojang yang dikelola oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat di Desa Simalakama Kecamatan Ibunya, Bandung. KOMPAS.com/ARI MAULANA KARANGTaman Wisata Alam Kawah Kamojang yang dikelola oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat di Desa Simalakama Kecamatan Ibunya, Bandung.

GARUT, KOMPAS.com - Kawasan pegunungan Papandayan dan Kamojang di Garut, memang dikenal memiliki potensi panas bumi besar. Hal ini pula yang menjadi salah satu alasan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merubah status kawasan tersebut dari Cagar Alam menjadi Taman Wisata Alam.

Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Panas Bumi (ADPPI) Hasanudin mengakui potensi panas bumi d kawasan Papandayan dan Kamojang memang cukup besar. Saat ini saja, setidaknya ada 600 Megawati listrik menyuplai Jawa - Bali dari panas bumi di kawasan Darajat dan Kamojang di Garut.

"Potensi yang belum termanfaatkan besarannya bisa mencapai 600 Megawatt, ini tersebar di beberapa titik," jelas Hasanudin, Minggu (27/1/2019).

Baca juga: KLHK Pastikan Miliki Kajian dalam Penurunan Status Cagar Alam Kawah Kamojang dan Gunung Papandayan

Pemanfaatan panas bumi sebagai pembangkit listrik menurut Hasanudin memang menjadi salah satu proyek strategis pembangunan energi pemerintah. Apalagi, panas bumi juga dikenal sebagai energi ramah lingkungan dibanding pembangkit listrik lainnya.

Hasanudin memaparkan, ada beberapa Wilayah Kerja Panas bumi (WKP) di kawasan Papandayan yang sampai saat ini belum termanfaatkan seperti di kawasan Arinem dan lainnya.

Sementara, untuk kawasan Darajat dan Kamojang saat ini sudah ada dua operator panas bumi besar yang beroperasi yaitu Star Energy dan Pertamina Geothermal Energy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pegiat Lingkungan Galang Dukungan Tolak Penurunan Status Cagar Alam Kamojang dan Papandayan

Soal perubahan status kawasan Cagar Alam menjadi Taman Wisata Alam yang salahsatunya untuk kepentingan pengembangan industri panas bumi, Hasanuddin berharap pemerintah tidak mengkambinghitamkan industri panas bumi atas perubahan status kawasan tersebut.

"Ada kepentingan lain selain panas bumi, ada industri wisata besar yang bisa saja nantinya memanfaatkan kawasan Cagar Alam yang diubah menjadi Taman Wisata Alam," katanya.

Tanggapan Bupati Garut

Bupati Garut Rudy Gunawan sebelumnya mengakui perubahan status kawasan ini memang juga bisa digunakan untuk kepentingan pengembangan wisata di Garut. Termasuk pengembangan wisata d kawasan Gunung Guntur.

Namun, Rudy memastikan pengembangan wisata di lahan CA yang jadi TWA tetap memperhatikan prinsip-prinsip konservasi dengan hanya membangun sedikit bangunan hingga kawasan hijau tidak terganggu.

Baca juga: Soal Perubahan Status Kawasan Cagar Alam, Bupati Garut Minta KLHK Tegas dalam Penegakan Hukum

Rudy mengaku, pihaknya akan menyesuaikan regulasi setelah kawasan tersebut berubah status seperti yang diinginkan pemerintah pusat. Regulasi ini yang akan memastikan kawasan hijau tidak terganggu.

"Kita akan lakukan penyesuaian, kita perbaiki (kawasan yang dirubah) dengan regulasi," katanya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.