Kompas.com - 25/01/2019, 18:27 WIB

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Kantor Pos Pamekasan menarik Tabloid Indonesia Barokah yang sudah dikirim ke 13 kantor cabang PT Pos di masing-masing kecamatan di Pamekasan. Penarikan dilakukan mulai Jumat (25/1/2019) ke seluruh kecamatan.

Kepala Kantor PT Pos Pamekasan, Wawan Sulistia mengatakan, ada 488 paket tabloid yang sudah dikirim ke seluruh kecamatan di Pamekasan. Penarikan itu dilakukan setelah pihaknya mendapat perintah dari kantor rayon Jawa Timur.

"Kata pimpinan rayon, tabloid itu bermasalah sehingga kami menarik kembali dan sementara diamankan di kantor dulu," ujar Wawan Sulistia saat ditemui di kantornya.

Wawan menambahkan, paket pengiriman tabloid itu diterima di kantor Pamekasan mulai hari Senin sampai Selasa kemarin. Paket tersebut dibungkus plastik transparan sesuai dengan alamat kecamatannya.

Baca juga: Di Grobogan, Tabloid Indonesia Barokah Sudah Tersebar di 19 Kecamatan

Paket tersebut menggunakan layanan porto dibayar (postage paid). Layanan ini tidak menggunakan resi. Per plastik, isinya beragam antara 30 sampai 40 amplop berwarna cokelat.

"Kiriman ini sementara kami tahan dulu sambil menunggu petunjuk dari Bawaslu. Mengenai isinya, saya tidak tahu karena kami hanya menerima paket," kata Wawan.

Menurut Wawan, antara jumlah yang ditarik dengan yang sudah sampai ke alamat tujuan diprediksi lebih banyak yang diamankan. Rata-rata, alamat tujuan pengiriman adalah pengurus masjid dan pondok pesantren. Analisis sementara, wilayah utara Pamekasan sudah banyak menerima kiriman.

"Kalau paket kiriman ada yang sudah sampai di tujuan tidak kami tarik. Itu bukan kewenangan kami," katanya.

Baca juga: Tabloid Indonesia Barokah yang Dikirim via Pos Ditemukan Tersebar di 4 Kecamatan di Solo

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan, Sukma Umbara Tirta Firdaus saat dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi antara Bawaslu Pamekasan dengan Polres Pamekasan disepakati agar tabloid itu ditahan dulu dan tidak disebarkan. Bawaslu RI masih dalam proses koordinasi dengan Dewan Pers.

"Kami imbau ke pihak pos agar ditahan dulu sebelum ada petunjuk lanjutan dari Bawaslu RI," kata Sukma Umbara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.