Kompas.com - 25/01/2019, 09:37 WIB
Pernikahan kakek 70 tahun dengan gadis 28 tahun di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, viral di medsos. Dok. IstimewaPernikahan kakek 70 tahun dengan gadis 28 tahun di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, viral di medsos.


MAMUJU TENGAH, KOMPAS.comPernikahan kakek 70 tahun Daeng Pato’ dengan gadis pujaannya, Hasnawati (28), di Dusun Tridaya, Desa Pontanakayyang, Kecamatan Budong – Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, menjadi viral di media sosial (medsos) lantaran perbedaan usia yang cukup jauh serta kisah asmara keduanya. 

Pernikahan tersebut terjadi pada 18 Januari 2018 lalu, namun masih viral hingga saat ini di Facebook, Instagram, dan Twitter. 

Dalam media sosial yang beredar, merekam momentum bersejarah bagi dua pasangan pengantin terpaut usia cukup jauh tersebut.

Dalam video dan foto viral di media sosial yang diunggah salah satu kerabat Daeng Pato', warganet banyak memberikan ucapan selamat dan doa pada pernikahan keduanya. 

Baca juga: Viral Pernikahan Pria dengan 2 Wanita Sekaligus, Ini Cerita Keluarga

Kedua pasangan pengantin tersebut tampak bahagia saat memakai baju adat bugis warna merah.

Hanya 10 hari pacaran

Kakek umur 70 tahun yang sudah mempunyai cicit ini tampak santai dan tersenyum bahagia saat awak media menyambangi tempat tinggalnya di dusun Tridaya di Mamuju Tengah, pada Rabu (23/1/2019).

Daeng Pato' bahkan tak keberatan menceritakan kisah cintanya dengan Hasnawati. Dia pertama kali berkenalan dengan Hasnawati di sebuah kos-kosan tempatnya menginap. 

Pada pertemuan pertama tersebut, Daeng Pato' langsung jatuh hati ke Hasnawati. Rasa cinta Daeng Pato’ ternyata bersambut. Hanya butuh waktu 10 hari masa pacaran dan penjajakan sejak berkenalan di kos-kosan tersebut.

Karena merasa cocok dengan Hasnawati, kakek dengan belasan cucu dan cicit ini pun langsung melamar gadis pujaan hatinya ke rumah orangtua sang mempelai perempuan di Kecamatan Tobadak yang berjarak puluhan kilometer dari rumahnya. 

Baca juga: Kasus Wedding Organizer Kabur saat Resepsi Pernikahan di Palembang, 1.000 Tamu Tak Makan Siang hingga Pengantin Lapor Polisi

Usai melangsungkan pernikahan yang dengan meriah untuk ukuran desa setempat, Daeng Pato' kini tinggal di rumah sederhana bersama istrinya. 

Hasnawati sendiri saat ditemui tidak berada di tempat karena sedang menghadiri acara pernikahan keluarganya di Sulawesi Selatan.

Senyum sumringah sang kakek pasca-menikahi gadis pujaanya tak bisa disembunyikan Daeng Pato'. Dia mengaku dirinya sangat bahagia dengan pernikahannya saat ini walau usianya terpaut jauh dengan sang istri.

Melamar tanpa sepengetahuan anak, cucu, dan cicit

Daeng Pato' melamar hasnawati tanpa sepengetahuan anak, cucu, dan cicitnya. Kakek ini melamar gadis pujaannya dengan mahar 2 gram emas 24 karat, perlengkapan shalat, dan uang tunai Rp 15 juta.

Baca juga: Bertemu Nurhadi, Calon Presiden Fiktif Maha Asik yang Viral

Salah satu anak Daeng Pato' bernama Abdul Aziz mengaku tidak tahu-menahu soal kisah asmara ayahnya yang sangat singkat. Dia bahkan tidak tahu kapan ayahnya melamar Hasnawati.

“Keluarga tidak tahu sebelumnya. Saya juga tidak tahu kisah pertemuan keduanya hingga sepakat menikah. Ayah itu baru bilang setelah ia resmi melamar. Ayah juga memutuskan soal mahar tanpa sepengetahuan keluarga,” jelas Abdul Azis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X