Kapolda Sumsel: Otak Pembunuhan IA Mudah-mudahan Tertangkap Hidup

Kompas.com - 24/01/2019, 12:19 WIB
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara usai menghadiri acara penandatangan Mou Perumahan rumah bersubsidi antara Pemprov Sumsel, Kodam II Sriwijaya dan Polda Sumsel dengan Perumahan Cipra Asri Griya (Perumahan Bhayangkara Praja Sriwijaya Land), Kamis (24/1/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAKapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara usai menghadiri acara penandatangan Mou Perumahan rumah bersubsidi antara Pemprov Sumsel, Kodam II Sriwijaya dan Polda Sumsel dengan Perumahan Cipra Asri Griya (Perumahan Bhayangkara Praja Sriwijaya Land), Kamis (24/1/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.comAsri, otak pelaku pembunuhan IA (20) seorang wanita yang ditemukan tewas terbakar di spring bed saat ini masih dalam pengejaran tim gabungan Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Pelaku yang diketahui adalah kekasih korban tersebut, merlarikan diri setelah empat rekannya yang lain ditangkap yakni Feri (30), Abdul Malik (22) DP (16) dan FB (16).

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, seluruh handphone milik Asri telah dimatikan sejak perbuatan keji pengedar narkoba itu terbongkar.

Baca juga: Sebelum Bunuh dan Bakar IA, Lima Pelaku Sempat Pesta Sabu 

Namun, jenderal bintang dua ini mengimbau kepada pelaku untuk menyerahkan diri ketimbang bersembunyi.

"Mudah-mudahan tertangkap hidup, kalau dia melarikan diri dan mengancam keselamatan orang lain risikonya malah bisa lebih tinggi," kata Zulkarnain, Kamis (24/1/2019).

Disisi lain, Zulkarnain belum bisa memberikan keterangan lebih jelas terkait isu utang narkoba oleh korban. Dimana sebelumnya, IA disebut memiliki utang narkoba kepada Asri.

"Kami tidak bisa memastikan itu utang apa, tapi hanya memang menurut para pelaku ya korban punya utang Rp 1,5 juta. Nanti saat Asri tertangkap akan kami tanya utang apa, kami tidak berasumsi utang narkoba atau apa," jelas Kapolda Sumsel.

Baca juga: 6 Fakta Pembunuhan IA yang Dibakar di Ogan Ilir, Pelaku Pesta Sabu Sebelum Eksekusi hingga Dipicu Masalah Utang 

Sebelumnya, Asri yang merupakan kekasih korban diketahui adalah salah satu pengedar narkoba di wilayah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Sebelum menghabisi nyawa IA, Asri bersama empat rekannya yang lain sempat berpesta sabu. Korban selanjutnya dibujuk oleh pelaku untuk berhubungan badan namun ditolak.

Penolakan itu membuat Asri yang dalam pengaruh narkoba menjadi khilaf dan memperkosa korban. 

Baca juga: 6 Fakta Kasus Mayat Perempuan Terbakar di Ogan Ilir, Polisi Tunggu Hasil Tes DNA hingga Anting Korban Dikenali



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X