Inpektorat Pemprov Jatim Temui Wabup Trenggalek, Klarifikasi soal Menghilang Hampir Sepekan

Kompas.com - 23/01/2019, 18:48 WIB
Wakil Bupati Trenggalek Muhammad Nur Arifin di ruang kerja menunjukkan karya tulisnya. KOMPAS.com/SLAMET WIDODOWakil Bupati Trenggalek Muhammad Nur Arifin di ruang kerja menunjukkan karya tulisnya.

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Pihak Inspektorat Pemprov Jawa Timur, menemui Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di rumah dinas wakil bupati, Rabu (23/1/2019).

Pihak inspektorat datang untuk melakukan klarifikasi soal keberadaan Nur Arifin yang menghilang selama seminggu terakhir.

"Ya, kami diperintah Pak Gubernur untuk klarifikasi, jadi bukan untuk meriksa pak wabup, endak," kata Inspektur Inspektorat Pemprov Jatim Helmi Perdana Putra, usai melakukan klarifikasi terhadap Nur Arifin, Rabu.

Pihaknya tiba di rumah dinas Nur Arifin Rabu pukul 12.00 WIB dan baru keluar sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Ditanya Menghilang ke Mana, Wakil Bupati Trenggalek Bilang Lihat Instagram Saya

Helmi enggan membeberkan rincian apa saja klarifikasi yang dilakukan, namun dia tidak membantah bahwa klarifikasi itu seputar kasus menghilangnya Nur Arifin.

Alasannya, hasil klarifikasi ini akan disampaikan lebih dulu ke Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

"Jadi, mohon maaf kami tidak bisa beri data sekarang ini juga, kami lapor Pak Gubernur dulu," ujar Helmi.

Helmi menyatakan, Gubernur Jawa Timur Soekarwo akan merilis hasil klarifikasi ini. Namun, dia tidak tahu kapan Gubernur akan menyampaikan hasil klarifikasi tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mochamad Nur Arifin atau Gus Ipin dikabarkan menghilang selama 10 hari sejak 9 Januari sampai 19 Januari.

Gubernur Jawa Timur tidak menerima surat izin dari resmi dari Gus Ipin.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X