Caleg Nasdem Laporkan Teman Facebooknya karena Ancam Sebarkan Videonya

Kompas.com - 23/01/2019, 07:03 WIB
Ilustrasi Facebook IstIlustrasi Facebook

PROBOLINGGO, KOMPAS.comCaleg dari Partai Nasdem Kota Probolinggo, Jawa Timur, Nurul Munjiad, mengaku diperas teman Facebooknya, dengan nama akun Aulyah Sari.

Nurul mengatakan, Aulyah adalah perempuan. Teman Facebooknya tersebut mengancam dan memeras dirinya. Jika tidak membayar Rp 5 juta, Aulyah akan menyebarkan video Nurul yang tidak mengenakan busana di Facebook.

Nurul melaporkan akun Facebook tersebut ke Polresta Probolinggo pada Selasa (22/1/2019).

Kepada wartawan, pria tersebut menceritakan kejadian yang dialaminya. Beberapa waktu yang lalu dia berteman dengan Aulyah Sari. Kemudian setelah akrab, dia dan Aulyah sering chatting dan video call.

Baca juga: Viral Video Kepala Desa Bagi-bagi Sarung dan Foto Wajahnya, Istri Gubernur Diperiksa

"Ternyata dia merekam video saya saat tidak mengenakan busana. Dia juga mengancam jika saya tidak membayar Rp 5.000.000, maka video saya itu akan disebarkan di Facebook. Saya pun melaporkan ke polisi. Sekarang sedang nyaleg, saya kahawatir ini mengurangi elektabilitas dalam Pileg," katanya.

Kasat Reskrim Polresta Probolinggo AKP Nanang Fendi Dwi Susanto mengaku memgetahui laporan tersebut.

"Kita kembangkan dan tindak lanjuti laporan itu," terangnya.

Tanggapan Partai Nasdem

Ketua DPD Nasdem setempat Zulfikar Imawan menanggapi peristiwa tersebut.

Menurutnya, persoalan Nurul adalah persoalan pribadi yang tidak ada kaitannya dengan partai Nasdem. Sebagai sesama kader partai, dia mengharap persoalan itu cepat selesai.

Baca juga: Ajak Warganya Dukung Caleg PKB dan PSI, Kades di Madiun Dipidanakan

"Bahwa Pak Nurul adalah kader, pengurus bahkan caleg partai Nasdem, partai akan terus mengikuti perkembangannya," kata dia. 

Zulfikar mengatakan, Partai Nasdem tidak bisa mengambil langkah-langkah berupa sanksi kepada Nurul karena persoalan yang ada saat ini masih sebatas isu dan tidak sesuai dengan fakta atau kejadian yang sesungguhnya berdasarkan pengakuan Nurul.

"Partai baru bisa mengambil sikap berupa pemberian sanksi jika yang bersangkutan dinyatakan melanggar oleh pihak berwenang,” tukasnya.

Zulfikar meyakini, permasalahan tersebut lebih pada pemerasan dan Nurul tidak melakukan hal yang sebagaimana dituduhkan. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sujinah Menangis, Uang Rp 165 Juta yang Ditabung di KUD Tak Bisa Diambil

Sujinah Menangis, Uang Rp 165 Juta yang Ditabung di KUD Tak Bisa Diambil

Regional
UMK Papua 2021 Tak Naik, Pemprov: Mungkin karena Pandemi Covid-19

UMK Papua 2021 Tak Naik, Pemprov: Mungkin karena Pandemi Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Naik, KBM Tatap Muka di Kota Magelang Kembali Ditunda

Kasus Covid-19 Naik, KBM Tatap Muka di Kota Magelang Kembali Ditunda

Regional
Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Regional
Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Regional
Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Regional
Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Regional
Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Regional
Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Regional
Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Regional
Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Regional
Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Regional
5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

Regional
Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X