Ajak Warganya Dukung Caleg PKB dan PSI, Kades di Madiun Dipidanakan

Kompas.com - 23/01/2019, 06:36 WIB
Tim Sentra Gakumdu dan Bawaslu Kabupaten Madiun saat melakukan klarifikasi ke Kades Dawuhan, Maryono (berpeci), atas tuduhan mengajak warga mendukung caleg PKB dan PSI di Kantor Bawaslu Kabupaten Madiun, Selasa ( 22/1/2019) siang. KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWITim Sentra Gakumdu dan Bawaslu Kabupaten Madiun saat melakukan klarifikasi ke Kades Dawuhan, Maryono (berpeci), atas tuduhan mengajak warga mendukung caleg PKB dan PSI di Kantor Bawaslu Kabupaten Madiun, Selasa ( 22/1/2019) siang.

MADIUN, KOMPAS.com — Tim Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Madiun menyelidiki dugaan keterlibatan Maryono, Kepala Desa (Kades) Dawuhan, Kecamatan Pilangkenceng lantaran mengajak warganya mendukung caleg DPRD kabupaten dan DPR RI.

Oknum kades Maryono dijerat dengan dugaan pidana pemilu setelah Bawaslu Kabupaten Madiun mendapatkan bukti video sambutan sang kades saat acara tatap muka caleg dengan warga, Minggu (13/1/2019) lalu.

Kepala Bawaslu Kabupaten Madiun, Nur Anwar kepada wartawan, Selasa ( 22/1/2019) menyatakan tim sudah mengklarifikasi beberapa pihak terkait temuan dugaan oknum kades Dawuhan mengajak warga memilih caleg tertentu.

Tak hanya itu, hari ini tim juga mengundang kades Dawuhan, Maryono untuk diklarifikasi terkait persoalan tersebut.

Baca juga: Kades Sukajaya Jelaskan soal Persekusi Nelayan Karawang yang Disebut Sandiaga

"Dugaan pelanggarannya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 pasal 490 tentang kepala desa tidak boleh menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu. Ancaman pidananya paling lama satu tahun penjara dan denda paling banyak Rp 12 juta," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Madiun, Nur Anwar kepada Kompas.com, Selasa ( 22/1/2019).

Anwar menyatakan kasus itu diproses setelah tim Bawaslu Desa Dawuhan dan Bawaslu Kecamatan Pilangkenceng memberikan laporan, fakta dan video yang memuat dugaan pelanggaran pemilu kepada Bawaslu Kabupaten Madiun.

"Setelah pidato, ia (Kades Dawuhan) mengajak warga untuk mendukung caleg DPRD kabupaten Madiun Dapil 3 dari PKB, Suyatno dan DPR RI Dapil 8 Jawa Timur dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Andro Rohmana," kata Anwar.

Baca juga: Rusak Kursi Bergambar Caleg, Kades Dilaporkan ke Polisi

Tak hanya memanggil warga dan kepala desa, tim gakumdu akan memanggil dua caleg yang dipromosikan oknum kades.

Usai klarifikasi semua pihak, Anwar mengatakan tim gakumdu terdiri dari polisi, jaksa dan Bawaslu akan mengkaji sebelum dilimpahkan ke penyidikan. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Regional
Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Regional
Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Regional
Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Regional
Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Regional
Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Regional
Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Regional
Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Regional
3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Regional
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Regional
Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X