Bandara NYIA Kulon Progo Buka Peluang Rute Penerbangan Asia dan Timur Tengah

Kompas.com - 20/01/2019, 09:17 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi setelah melepas 2.000 pemudik gratis ke Semarang, Yogyakarta, dan Solo dari Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (11/6/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKODirektur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi setelah melepas 2.000 pemudik gratis ke Semarang, Yogyakarta, dan Solo dari Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (11/6/2018).

KULON PROGO, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura (Persero) melihat prospek baik dari beberapa maskapai internasional yang berminat membuka rute penerbangan ke Bandara Udara New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Direktur AP I Faik Fahmi mengatakan, maskapai-maskapai itu berasal dari negara China, Korea, Jepang, hingga negara-negara Timur Tengah. Tidak ketinggalan pula Garuda Indonesia.

"Rencana April (2019), selain memindahkan 6 penerbangan internasional dari Adisutjipto, saya mendapat beberapa permintaan pengoperasian dari beberapa negara. Saya kira ini sangat positif," kata Faik seusai menerima Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia Darmin Nasution di NYIA, Sabtu (19/1/2019).

"Kita melihat ada sekitar 6 airlines yang sudah berminat. Beberapa dari China, Korea, Jepang. Middle east (Timur Tengah) juga ada," kata Faik menambahkan.

AP I terus mengebut pembangunan fisik baik gedung dan infrastruktur NYIA. Kini, bandara baru ini sudah mencapai 30 persen fisik pembangunan. Beberapa di antaranya terlihat paralel taxiway atau jalur bagi lalu lalang pesawat. Taxiway sudah memasuki tahap pengerasan dan tampak mulai betonisasi.

Baca juga: 5 Fakta di Balik Pembangunan Bandara NYIA, Tercepat di Dunia hingga Nama Tetap NYIA

Sementara itu, beberapa bagian dari gedung terminal sudah terlihat memasuki penyelesaian lantai ke-3. Gedung parkir hingga masjid bahkan hampir selesai.

Sejak awal, Angkasa Pura meyakini bandara ini bisa melayani penerbangan pada April 2019 dengan minimum operasi.

Saat itu, sisi airside atau sisi udara sudah selesai 100 persen, yakni runway atau landasan pacu pesawat sepanjang 3.250 meter yang bisa didarati pesawat berbadan lebar.

Begitu pula dengan terminal penumpang bakal terbangun seluas 12.900 meter persegi yang cukup besar untuk melayani penumpang pesawat internasional.

"Dari penerbangan internasional, harapan kita dengan pesawat besar," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X