5 Fakta di Balik Pembangunan Bandara NYIA, Tercepat di Dunia hingga Nama Tetap NYIA

Kompas.com - 09/01/2019, 16:34 WIB
Pembangunan bandara NYIA di Kabupaten Kulon Progo, DIY, berlangsung dengan sangat cepat. PT PP mengerahkan 14 crane untuk menyelesaikannya. Mereka menargetkan bandara bisa beroperasi secara minimal di April 2019 ini. KOMPAS.com/ DANI JPembangunan bandara NYIA di Kabupaten Kulon Progo, DIY, berlangsung dengan sangat cepat. PT PP mengerahkan 14 crane untuk menyelesaikannya. Mereka menargetkan bandara bisa beroperasi secara minimal di April 2019 ini.

KOMPAS.com — Target Bandara New Yogyakarta International Airport ( NYIA) di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), bisa beroperasi pada April tahun ini sangat mungkin tercapai.

Setidaknya 25 persen bangunan fisik bandar NYIA sudah terwujud. Landasan pacu sudah mencapai 13,5 persen di akhir 2018. Begitu juga dengan terminal penumpang juga sudah mencapai 38 persen.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan nama bandara akan tetap NYIA. Bandara NYIA tersebut rencananya melayani penerbangan internasional.

Berikut ini secara lengkap fakta baru terkait proyek NYIA:

1. Target April 2019 beroperasi sangat mungkin tercapai

PT Angkasa Pura I (Persero) dan Pemkab Kulon Progo menandatangani MoU di Ruang Sermo Kompleks Pemkab Kulon Progo, Senin (3/12/2018). Keduanya komit untuk mengembangkan SDM, pemberdayaan PDAM Kulon Progo, maupun membuka peluang kerja sama bagi badan usaha lain di Kulon Progo. KOMPAS.com/ DANI J PT Angkasa Pura I (Persero) dan Pemkab Kulon Progo menandatangani MoU di Ruang Sermo Kompleks Pemkab Kulon Progo, Senin (3/12/2018). Keduanya komit untuk mengembangkan SDM, pemberdayaan PDAM Kulon Progo, maupun membuka peluang kerja sama bagi badan usaha lain di Kulon Progo.

Proyek pembangunan bandara yang berlangsung sejak Oktober 2018 ini sudah mewujudkan 25 persen fisik bangunan.

Landasan pacu yang sudah 13,5 persen di akhir 2018, kini segera memasuki tahap pengaspalan. Begitu pula dengan taxiway dan apron.

Terminal penumpang juga sudah 38 persen bangunan fisik di akhir 2018. Gedung parkir kendaraan pengguna bandara sudah 40,5 persen di akhir tahun lalu. Sementara akses keluar masuk bandara masih 12,6 persen.

Menurut Direktur Angkasa Pura I Faik Fahmi, capaian itu membuat pihaknya semakin optimistis bahwa NYIA bisa beroperasi pada April 2018 mendatang.

“Kita dalam posisi sangat bersamangat untuk menyelesaikan bandara ini,” kata Faik, ketika menerima Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X di kantor proyek pembangunan NYIA, Kulon Progo, Selasa (8/1/2019).

Baca Juga: Bandara NYIA Ditarget Beroperasi April 2019, Melayani Penerbangan Internasional

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

Regional
Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Regional
Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Regional
Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Regional
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Regional
Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

Regional
Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Regional
Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Regional
Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X