Telat Hadiri Upacara Hari Kesadaran Nasional, Puluhan Pegawai Dijemur

Kompas.com - 17/01/2019, 15:55 WIB
Puluhan pegawai dari berbagai unsur diberi sanksi karena telat mengikuti upacara hari kesadaran nasional, di halaman kantor bupati luwu timur, Kamis (17/01/2019) KOMPAS.com/AMRAN AMIR Puluhan pegawai dari berbagai unsur diberi sanksi karena telat mengikuti upacara hari kesadaran nasional, di halaman kantor bupati luwu timur, Kamis (17/01/2019)

LUWU TIMUR, KOMPAS.com - Puluhan pegawai di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur, Sulawesi Selatan, yang terdiri dari ASN, honorer dan tenaga upah jasa diberi sanksi berupa dijemur sambil menghormati bendera selama 10 menit di halaman upacara kantor Bupati Luwu Timur, Kamis (17/1/2018).

Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam yang memimpin upacara hari kesadaran nasional mengatakan, pegawai yang telat hadir mengikuti upacara dikenai sanksi agar mereka bisa mengubah perilakunya.

"Sanksi yang diberikan ke puluhan pegawai tersebut lantaran telat mengikuti upacara hari kesadaran nasional. Sanksi tersebut merupakan salah satu bentuk disiplin kepada pegawai agar tidak telat lagi dalam mengikuti kegiatan yang penting seperti ini,” katanya, Kamis.

Baca juga: 5 Fakta Penangkapan 20 WNA di Palembang, Jasa Pijat Rp 4,5 Juta hingga Sanksi Deportasi dan Pidana

Menurut Irwan, sanksi ini hanya bersifat peringatan. Ia berharap ke depan, aturan ini bisa ditegakkan.

“Saya bersama Pak Bupati hanya ingin berupaya berbuat yang terbaik untuk Kabupaten Luwu Timur, kalau bukan sekarang kita mulai untuk tertib dan disiplin, kapan lagi? Luwu Timur harus bangkit dan jangan tertinggal dengan daerah kabupaten lain, tentunya harus kita mulai dari diri sendiri masing-masing,” ujarnya.

Baca juga: PNS di Malang Konsumsi Sabu supaya Semangat Bekerja

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Ekor Penyu Ditemukan Mati di Dekat Pembuangan Limbah PLTU Bengkulu

5 Ekor Penyu Ditemukan Mati di Dekat Pembuangan Limbah PLTU Bengkulu

Regional
Cabuli 15 Anak, Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia dan 12 Tahun Penjara

Cabuli 15 Anak, Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia dan 12 Tahun Penjara

Regional
Sempat Ada Penolakan, Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Polresta Medan Dimakamkan Malam Hari

Sempat Ada Penolakan, Jenazah Pelaku Bom Bunuh Diri Polresta Medan Dimakamkan Malam Hari

Regional
Merokok di Dalam Pesawat Wings Air, Seorang Pria Diamankan

Merokok di Dalam Pesawat Wings Air, Seorang Pria Diamankan

Regional
Mahasiswi di Bone Tewas Usai Melahirkan, Bayinya Selamat

Mahasiswi di Bone Tewas Usai Melahirkan, Bayinya Selamat

Regional
Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Regional
Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Regional
Edarkan Uang Palsu Senilai Rp 20,8 Juta, Pria Lansia Ditangkap

Edarkan Uang Palsu Senilai Rp 20,8 Juta, Pria Lansia Ditangkap

Regional
Tersangka Teroris di Medan Tak Hafal Indonesia Raya dan Pancasila

Tersangka Teroris di Medan Tak Hafal Indonesia Raya dan Pancasila

Regional
Ini Cerita Pria yang Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer Setelah Gagal Memperkosa Korbannya

Ini Cerita Pria yang Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer Setelah Gagal Memperkosa Korbannya

Regional
Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Travel Ditangkap

Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Travel Ditangkap

Regional
Tersambar Petir, 1 Warga Ampek Nagari Tewas, 2 Orang Terluka

Tersambar Petir, 1 Warga Ampek Nagari Tewas, 2 Orang Terluka

Regional
Anak Keduanya Langsung Dapat Akta Kelahiran, Gibran Puji Layanan Publik di Solo

Anak Keduanya Langsung Dapat Akta Kelahiran, Gibran Puji Layanan Publik di Solo

Regional
Dedi Mulyadi: Pilkada Langsung Rawan Politik Uang, Memang Pilkada oleh DPRD Tidak?

Dedi Mulyadi: Pilkada Langsung Rawan Politik Uang, Memang Pilkada oleh DPRD Tidak?

Regional
Kekeringan, Warga Berjuang Mengais Air dari Lubang Tanah

Kekeringan, Warga Berjuang Mengais Air dari Lubang Tanah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X