Jadi Mucikari Prostitusi "Online", Mahasiswa di Samarinda Ditangkap Polisi

Kompas.com - 14/01/2019, 08:15 WIB
Ilustrasi prostitusi online. THINKSTOCKIlustrasi prostitusi online.


SAMARINDA, KOMPAS.com - Seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Samarinda, Kalimantan Timur, ditangkap polisi lantaran menjadi mucikari prostitusi online. Pelaku berinisial GD, dan berusia 28 tahun.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono mengatakan, modus prostitusi online ini hanya menggunakan media WhatsApp. Pelaku tidak melayani sembarang orang, hanya orang-orang tertentu saja yang dapat berkomunikasi via WhatsApp. 

"Kita melakukan penyamaran, dan pelaku merespons. Kita bongkar dan hanya melalui WhatsApp," kata Sudarsono, Senin (14/1/2019).

Baca juga: Polres Madiun Bongkar Prostitusi Online Libatkan Model Foto

Dari pesanan yang diterima, GD akan mengirimkan gambar saat gadis-gadis berhubungan seks. Pelaku juga memberikan keterangan pola permainan seks para gadis di tiap poto yang dikirim.

"Pelaku mengirimkan foto sesuai pesanan," sebut dia.

GD ditangkap di sebuah hotel pada Jumat (11/1/2019) pukul 02.00 dini hari, saat menjalankan bisnisnya.

GD diamankan bersama dua korbannya, yakni gadis berinisial RD (23) di hotel yang sama dan GA (22) di hotel yang berbeda.

Kepada polisi, GD mengaku hanya iseng menjalankan bisnisnya. Dia tidak pernah mematok tarif untuk sekali kencan.

Korban yang berhak menentukan tarif sendiri dan langsung bernegosiasi dengan pelanggan.

Saat itu, korban RD dan GA memasang Rp 1 juta di luar biaya kamar hotel. Imbalan yang dia terima pun tidak besar, yakni berkisar Rp 200.000-Rp 300.000.

Baca juga: Figur Publik Diduga Terlibat Prostitusi Online Jadi 6 Orang, Artis hingga Finalis Puteri Indonesia

Dari keterangan korban, mereka sudah melayani laki-laki hidung belang dari sepuluh kali penjualan. Korban tidak melayani semua tawaran, hanya sesuai keinginan korban.

Informasi sementara, semula korban pernah juga ditawarkan pelaku pada tahun 2016.

"Jadi, pelaku bertugas menawarkan gadis-gadis yang masih berusia muda. Pelaku dikenakan Pasal 2 Ayat (1) dan (2) dan Pasal (12) UU No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang sub Pasal 506, 296 KUHP," pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Regional
Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Regional
Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Regional
Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Regional
Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Regional
Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Regional
Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Regional
Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Regional
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Regional
Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Regional
Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Regional
Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Regional
Jembatan Mataraman Sudah Kembali Tersambung, Bisa Dilalui Kendaraan

Jembatan Mataraman Sudah Kembali Tersambung, Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Air Mata Dewi Menetes Usai Digugat Anak Kandungnya karena Fortuner: Kok Saya Disia-siakan

Air Mata Dewi Menetes Usai Digugat Anak Kandungnya karena Fortuner: Kok Saya Disia-siakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X