Kompas.com - 14/01/2019, 06:01 WIB
Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung (kanan) saat berkunjung ke rumah Juwariyah, Minggu (13/1/2019). KOMPAS.com / HAMZAHKapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung (kanan) saat berkunjung ke rumah Juwariyah, Minggu (13/1/2019).

LAMONGAN, KOMPAS.com - Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Glagah, Lamongan, Sabtu (12/1/2019), namun kisah pilu dirasakan oleh warga setempat.

Salah satunya adalah Juwariyah (71), warga Dusun Dukuan, Desa Glagah, Kecamatan Glagah, Lamongan. Bersama anak dan dua cucunya, Juwariyah sempat tertimpa atap warung dalam tragedi tersebut.

"Selain istri saya, anak dan dua cucu saya, sempat keambrukan (tertimpa) atap warung kemarin. Namun, untung saja tidak sampai lama, sebab saya dengan dibantu para tetangga berhasil mengeluarkannya dari reruntuhan atap," ujar Karli (71), suami Juwariyah, Minggu (13/1/2019).

Karli mengatakan, istrinya beserta anaknya Eni Maisul Aisyah (37), dan dua cucunya, Nur Adinda (11) dan Nurlaily (4), saat kejadian sedang berada di warung yang sehari-hari menjadi mata pencaharian untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

Baca juga: Polisi Beri Bantuan untuk Koramil yang Rusak Terkena Angin Puting Beliung

"Setiap hari juga jualan. Tapi, kemarin kebetulan dua cucu saya itu ikut ibunya (Eni) main di warung. Saat kejadian, Nur Adinda sempat keluar dulu menyelamatkan diri. Sementara istri saya, anak saya, dan Nurlaily, masih terjebak," terang dia.

Dengan dibantu warga sekitar, Karli akhirnya bisa mengeluarkan mereka satu persatu dengan keadaan selamat. Meski Juwariyah mengaku kesakitan di beberapa bagian tubuhnya akibat tertimpa reruntuhan atap warung.

"Kemarin saya, ibu, dan anak-anak kebetulan pas runtuh itu dalam posisi tengkurap. Nurlaily pas saya dekap, sementara Nur Adinda kebetulan dekat pintu, jadi enggak terlalu tertimbun dan lebih dulu bisa menyelamatkan diri," tutur Eni.

"Hanya ibu saja mengaku sakit di bagian tubuhnya, giginya juga sempat tanggal satu. Sementara saya dan anak-anak, alhamdulillah tidak apa-apa," sambung dia.

Guna mengetahui kondisi Juwariyah, pihak keluarga sudah memeriksakan kondisinya ke puskesmas terdekat, dan Juwariyah dikatakan hanya mengalami luka ringan saja.

"Tapi, ini ibu masih mengeluh sakit di punggungnya. Makanya mau kami bawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut secara menyeluruh. Apalagi, ibu ini kan punya riwayat (menderita) darah tinggi," kata Eni.

Warung andalan keluarga

Sudah lama Juwariyah berjualan di warung berukuran sekitar 5x2 meter yang berada tepat di depan rumahnya.

Mereka mengais rejeki, dengan berjualan kopi, teh, serta bermacam-macam gorengan, di warung yang ambruk terkena angin puting beliung tersebut.

"Sudah lama kami jualan di situ, sejak Eni kecil malahan. Mungkin sudah 30 tahunan kami jualan di warung itu. Memang warung itu salah satu andalan bagi keluarga kami, untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari," ujar Karli.

Namun, bencana angin puting beliung yang terjadi pada Sabtu kemarin, meratakan bangunan warung yang memang kebanyakan terbuat dari bahan kayu tersebut.

Baca juga: Sukabumi Dilanda Hujan Es hingga Puting Beliung, Lebih dari 100 Rumah Rusak

"Mungkin sudah kehendak yang Maha Kuasa. Saya hanya ingin bersyukur, istri, anak, dan cucu-cucu saya tidak sampai menjadi korban. Untuk bangunannya sendiri akan kami perbaiki sambil berjalan (seiring waktu)," ungkap Karli.

Mengetahui penderitaan yang dialami oleh Karli sekeluarga, Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung berserta Bhayangkari Polres Lamongan yang kebetulan berkunjung untuk menyaksikan secara langsung imbas musibah angin puting beliung, merasa iba dan akhirnya memberikan sedikit bantuan kepada Karli, baik berupa uang tunai dan juga beberapa bahan bangunan.

"Untuk warga yang terdampak bencana, kami merasa prihatin dan ikut berduka dengan musibah yang dialami. Mungkin kami bisa sedikit membantu, dengan bantuan yang kami berikan. Sebab, ini juga sesuai dengan arahan dari Bapak Kapolda (Jatim), supaya polisi bisa lebih dekat dengan masyarakat, apalagi mereka yang membutuhkan," tutur Feby.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.