NEWS
Salin Artikel

Cerita Warga Glagah yang Sempat Tertimpa Atap Warung Saat Puting Beliung Terjadi

LAMONGAN, KOMPAS.com - Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Glagah, Lamongan, Sabtu (12/1/2019), namun kisah pilu dirasakan oleh warga setempat.

Salah satunya adalah Juwariyah (71), warga Dusun Dukuan, Desa Glagah, Kecamatan Glagah, Lamongan. Bersama anak dan dua cucunya, Juwariyah sempat tertimpa atap warung dalam tragedi tersebut.

"Selain istri saya, anak dan dua cucu saya, sempat keambrukan (tertimpa) atap warung kemarin. Namun, untung saja tidak sampai lama, sebab saya dengan dibantu para tetangga berhasil mengeluarkannya dari reruntuhan atap," ujar Karli (71), suami Juwariyah, Minggu (13/1/2019).

Karli mengatakan, istrinya beserta anaknya Eni Maisul Aisyah (37), dan dua cucunya, Nur Adinda (11) dan Nurlaily (4), saat kejadian sedang berada di warung yang sehari-hari menjadi mata pencaharian untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

"Setiap hari juga jualan. Tapi, kemarin kebetulan dua cucu saya itu ikut ibunya (Eni) main di warung. Saat kejadian, Nur Adinda sempat keluar dulu menyelamatkan diri. Sementara istri saya, anak saya, dan Nurlaily, masih terjebak," terang dia.

Dengan dibantu warga sekitar, Karli akhirnya bisa mengeluarkan mereka satu persatu dengan keadaan selamat. Meski Juwariyah mengaku kesakitan di beberapa bagian tubuhnya akibat tertimpa reruntuhan atap warung.

"Kemarin saya, ibu, dan anak-anak kebetulan pas runtuh itu dalam posisi tengkurap. Nurlaily pas saya dekap, sementara Nur Adinda kebetulan dekat pintu, jadi enggak terlalu tertimbun dan lebih dulu bisa menyelamatkan diri," tutur Eni.

"Hanya ibu saja mengaku sakit di bagian tubuhnya, giginya juga sempat tanggal satu. Sementara saya dan anak-anak, alhamdulillah tidak apa-apa," sambung dia.

Guna mengetahui kondisi Juwariyah, pihak keluarga sudah memeriksakan kondisinya ke puskesmas terdekat, dan Juwariyah dikatakan hanya mengalami luka ringan saja.

"Tapi, ini ibu masih mengeluh sakit di punggungnya. Makanya mau kami bawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut secara menyeluruh. Apalagi, ibu ini kan punya riwayat (menderita) darah tinggi," kata Eni.

Warung andalan keluarga

Sudah lama Juwariyah berjualan di warung berukuran sekitar 5x2 meter yang berada tepat di depan rumahnya.

Mereka mengais rejeki, dengan berjualan kopi, teh, serta bermacam-macam gorengan, di warung yang ambruk terkena angin puting beliung tersebut.

"Sudah lama kami jualan di situ, sejak Eni kecil malahan. Mungkin sudah 30 tahunan kami jualan di warung itu. Memang warung itu salah satu andalan bagi keluarga kami, untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari," ujar Karli.

Namun, bencana angin puting beliung yang terjadi pada Sabtu kemarin, meratakan bangunan warung yang memang kebanyakan terbuat dari bahan kayu tersebut.

"Mungkin sudah kehendak yang Maha Kuasa. Saya hanya ingin bersyukur, istri, anak, dan cucu-cucu saya tidak sampai menjadi korban. Untuk bangunannya sendiri akan kami perbaiki sambil berjalan (seiring waktu)," ungkap Karli.

Mengetahui penderitaan yang dialami oleh Karli sekeluarga, Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung berserta Bhayangkari Polres Lamongan yang kebetulan berkunjung untuk menyaksikan secara langsung imbas musibah angin puting beliung, merasa iba dan akhirnya memberikan sedikit bantuan kepada Karli, baik berupa uang tunai dan juga beberapa bahan bangunan.

"Untuk warga yang terdampak bencana, kami merasa prihatin dan ikut berduka dengan musibah yang dialami. Mungkin kami bisa sedikit membantu, dengan bantuan yang kami berikan. Sebab, ini juga sesuai dengan arahan dari Bapak Kapolda (Jatim), supaya polisi bisa lebih dekat dengan masyarakat, apalagi mereka yang membutuhkan," tutur Feby.

https://regional.kompas.com/read/2019/01/14/06010601/cerita-warga-glagah-yang-sempat-tertimpa-atap-warung-saat-puting-beliung

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.