Polisi Beri Bantuan untuk Koramil yang Rusak Terkena Angin Puting Beliung

Kompas.com - 14/01/2019, 05:16 WIB
Jajaran Polres Lamongan saat membantu sekaligus memberikan bantuan untuk Koramil Glagah, yang terdampak bencana angin puting beliung. KOMPAS.com / HAMZAHJajaran Polres Lamongan saat membantu sekaligus memberikan bantuan untuk Koramil Glagah, yang terdampak bencana angin puting beliung.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Bencana angin puting beliung yang melanda dua desa di Kecamatan Glagah, Lamongan, Sabtu (12/1/2019), selain merusak bangunan rumah milik warga, juga membuat rusak bangunan Koramil 0812/22 Glagah.

Bangunan Koramil tersebut berada di Dusun Dukuan, Desa Glagah, Kecamatan Glagah, Lamongan.

Tampak bangunan milik TNI tersebut mengalami kerusakan, terutama di bagian atap gedung. Jajaran kepolisian di Lamongan pun turun untuk membantu.

Baca juga: Puting Beliung di Lamongan: Rusak Puluhan Rumah, Puskesmas, KUD, hingga Pelaminan

"Ini bentuk sinergitas, di mana ada saudara kami pihak Koramil yang tertimpa musibah, wajib kami membantu sebagai aparat kepolisian," ujar Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung, Minggu (13/1/2019).

"Kami dari Polres Lamongan ada keterpanggilan, ada kepedulian, yang itu merupakan program dari Bapak Kapolda (Jatim), sehingga kami turun untuk bersama-sama membantu. Selain kemarin ada anggota yang sudah ikut membantu pembersihan, kami drop sejumlah bahan bangunan yang bisa digunakan untuk kembali membangun bangunan Koramil," ucap dia.

Selain memberikan bantuan bahan bangunan untuk proses renovasi bangunan Koramil Glagah, pihak kepolisian Lamongan juga menyerahkan bantuan serupa kepada beberapa warga yang juga terdampak bencana angin puting beliung tersebut.

"Kemudian untuk warga yang terdampak, kami juga ada sedikit bantuan berupa bahan bangunan seperti asbes, kayu, dan lain-lain, untuk membantu meringankan beban mereka. Karena bagaimana pun, kami dalam melaksanakan tugas juga tidak bisa sendiri dan membutuhkan dukungan dari semua elemen," tambah Feby.

Sementara itu, Danramil Glagah Kapten Kav Nur Chodjim mengatakan, ada beberapa bagian bangunan Koramil Glagah yang sempat terdampak bencana angin puting beliung, yang terjadi pada Sabtu siang itu.

Baca juga: Pos Lantas di Lamongan Ini Pernah Diserang Teroris, Kini Tampil Beda

"Atap mushala hilang semua, belandar atap Koramil patah karena tertimpa tower repeater. Total ada tiga ruangan yang rusak," tutur Nur Chodjim.

Mewakili jajaran Koramil Glagah, ia pun berterima kasih dengan bantuan yang diberikan oleh pihak kepolisian, sebagai sinergitas yang terbentuk antarsesama penegak keamanan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Adapun selain Koramil, beberapa fasilitas umum milik pemerintah juga mengalami kerusakan akibat puting beliung tersebut, seperti bangunan Puskesmas Glagah dan gudang KUD (Koperasi Unit Desa) Mina Lestari, yang berada di wilayah Glagah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Meningkat Tajam, Risma Ungkap Peran Mobil PCR

Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Meningkat Tajam, Risma Ungkap Peran Mobil PCR

Regional
Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Regional
Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Regional
50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

Regional
Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: 'Tolong Jangan Cari Suami Saya'

Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: "Tolong Jangan Cari Suami Saya"

Regional
Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Regional
Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Regional
Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Regional
Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Regional
Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Regional
Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Regional
519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

Regional
Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X