Kompas.com - 09/01/2019, 18:18 WIB
MN (52) bersama anaknya SA (17) saat membuat laporan di Polresta Palembang, Rabu (9/1/2019). SA sebelumnya telah menjadi korban pemerkosaan oleh bapak kadnungnya sendiri hingga hamil selama enam bulan. KOMPAS.com/AJI YK PUTRAMN (52) bersama anaknya SA (17) saat membuat laporan di Polresta Palembang, Rabu (9/1/2019). SA sebelumnya telah menjadi korban pemerkosaan oleh bapak kadnungnya sendiri hingga hamil selama enam bulan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - SA, remaja yang baru menginjak usia 17 tahun harus mengandung benih dari SOF (55) setelah menjadi korban pemerkosaan oleh ayah tirinya tersebut.

Kasus itu terbongkar setelah MN (52), ibu kandung korban membuat laporan di Polresta Palembang lantaran tak terima atas perilaku SOF.

Dikatakan MN, ia mengetahui putri kandungnya itu telah diperkosa SOF saat baru saja pulang ke rumah usai bekerja di Pulau Bangka.

Ketika pulang, ia mendapati adanya perubahan di perut SA yang kian membesar.

Baca juga: Diduga Perkosa Gadis Disabilitas, Guru Honorer di Tana Toraja Dibekuk Polisi

MN begitu terkejut, setelah SA mengaku jika sudah diperkosa oleh SOF selama ia bekerja di luar kota. Bahkan, perbuatan tersebut telah dilakukan suaminya sejak 2013 silam.

"Saat habis mandi, anak saya terlihat ketakutan. Saya lihat perutnya besar setelah itu baru mengaku jika diperkosa suami saya," kata MN saat melapor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anak MN saat ini telah mengandung benih dari SOF selama 6 bulan. Sementara, SOF sudah kabur setelah aksi bejatnya diketahui sang istri.

"Dari SD anak saya diperkosa dan diancam dibunuh jika cerita. Tidak tahu sekarang harus bagaimana. Suami saya juga sudah kabur, saya minta pelakunya ditangkap," ujar MN.

Sementara itu, Ka SPKT Polresta Palembang Ipda Haidir membenarkan adanya laporan tersebut dan saat ini sedang dilakukan tindak lanjut oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Palembang.

"Barang bukti dari korban berupa visum sudah kami ambil, pelakunya sekarang masih kami kejar. Memang benar pelakunya adalah bapak tirinya sendiri," jelas Haidir.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.