Diduga Perkosa Gadis Disabilitas, Guru Honorer di Tana Toraja Dibekuk Polisi

Kompas.com - 03/01/2019, 10:47 WIB
Personil polsek tana toraja bekuk oknum guru honorer diduga melakukan tindak pemerkosaan terhadap gadis penyandang disabilitas di kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja, Kamis (03/01/2019). KOMPAS.com/AMRAN AMIR Personil polsek tana toraja bekuk oknum guru honorer diduga melakukan tindak pemerkosaan terhadap gadis penyandang disabilitas di kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja, Kamis (03/01/2019).

TANA TORAJA, KOMPAS.com – Diduga mencabuli perempuan penyandang disabilitas JPB (36), oknum guru honorer berinisial PL (40) dibekuk kepolisian Polsek Bonggakaradeng, Tana Toraja, pada Rabu (02/1/2019) kemarin.

Pelaku diamankan di kampung Bulung, Desa Loka Lembang Bau, Kecamatan Bonggakaradeng, setelah dilaporkan oleh salah seorang saksi yang menyaksikan perilaku bejat oknum guru honorer tersebut yang dilakukan di semak-semak yang tak jauh dari rumah saksi.

Kapolres Tana Toraja, AKBP Julianto P Sirait mengatakan bahwa terlapor diamankan berdasarkan laporan Polisi Nomor : LPB / 03/I/2019 tanggal 02 Januari 2019, oleh personil Polsek Bonggakaradeng yang dipimpin oleh Bripka Zamuel Panggeso bersama tiga anggota polsek Bonggakaradeng.

Baca juga: Malam Tahun Baru, Pria Pemabuk Culik dan Perkosa Anak 2 Tahun di Maluku

“Dari keterangan saksi ED di TKP mengatakan bahwa pada hari Minggu (30/12/2018) sekitar pukul 09.30 WITA menemukan dan melihat pelaku bersama korban di semak-semak yang berada disamping rumah saksi dalam keadaan tanpa busana dan diduga telah melakukan persetubuhan terhadap korban yang juga penyandang disabilitas,” kata Julianto, Kamis (03/01/201).

Lanjut Julianto, dengan kejadian tersebut, pihak keluarga korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Bonggakaradeng.

“Saat ini, pelaku telah diamankan di Polres Tana Toraja guna proses penyidikan lebih lanjut, sementara kami masih mengumpulkan bukti-bukti,” ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Regional
7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

Regional
Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
Viral Video Beruang Madu Hendak Menyebrang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Viral Video Beruang Madu Hendak Menyebrang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Regional
Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Regional
Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Regional
Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Regional
Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Regional
8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

Regional
Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Regional
Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag, untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag, untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Regional
Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Regional
Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Regional
Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X