Malam Tahun Baru, Pria Pemabuk Culik dan Perkosa Anak 2 Tahun di Maluku

Kompas.com - 01/01/2019, 15:33 WIB
Ilustrasi korban pemerkosaan ShutterstockIlustrasi korban pemerkosaan

AMBON, KOMPAS.com - Kasus pemerkosaan bocah perempuan berusia 2 tahun menggegerkan warga Desa Ohoi Rareng, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara.

Pelaku pemerkosaan diketahui berinisial SY dan sedang dalam keadaan mabuk saat melakukan hal tersebut.

Peristiwa yang terjadi pada hari Minggu (30/12/2018) itu bermula saat orangtua bocah berinisial VS keluar dari rumahnya untuk menonton acara pesta kampung sekira pukul 01.10 WIT.

Baca juga: Soal Dugaan Pemerkosaan Staf, BPJS Ketenagakerjaan Minta Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Saat itu, pelaku yang sedang mabuk mendatangi rumah orangtua korban dan langsung membawa kabur korban.

Kapolres Maluku Tenggara AKBP Indra Fadillah Siregar mengatakan, saat itu pelaku membawa kabur korban menuju sebuah bak air yang ada di desa tersebut. 

“Korban diperkosa pelaku di atas bak air,” kata Fadillah kepada wartawan, Selasa (1/1/2019).

Dari kejadian itu, tidak lama korban langsung tak sadarkan diri. Sementara pelaku langsung bergegas pergi meninggalkan korban.

Menurut Fadillah, orangtua korban baru mengetahui anaknya hilang setelah kembali dari pesta.

Saat itu, mereka kaget karena anaknya tidak berada di dalam rumah.

Pihak keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian dan menemukan korban dalam kondisi tergeletak di lokasi kejadian dengan bercak darah.

“Pihak keluarga langsung membawa korban ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis. Sampai saat ini korban masih dirawat,” katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

Regional
Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

Regional
Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Regional
Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Regional
Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X