Kompas.com - 11/12/2018, 05:20 WIB
ML (14) korban pemerkosaan oleh temannya sendiri ketika membuat laporan bersama SN (34) ibu kandungnya di Polresta Palembang, Senin (10/12/2018). KOMPAS.COM / AJI YK PUTRAML (14) korban pemerkosaan oleh temannya sendiri ketika membuat laporan bersama SN (34) ibu kandungnya di Polresta Palembang, Senin (10/12/2018).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Seorang gadis Sekolah Menengah Atas (SMA) di Palembang, Sumatera Selatan menjadi korban pemerkosaan usai diimingi bakal dijadikan kekasih oleh pelaku berinisial AL (25).

Tak terima atas perbuatan pelaku AL, korban ML  (14) bersama SN (34) yang tak lain ibu kandungnya membuat laporan di Polresta Palembang, Senin (10/12/2018) malam.

Dikatakan SN, kejadian tersebut terungkap setelah ML tak kunjung pulang ke rumah selama dua hari, setelah pamit untuk mencari rumah teman sekolahnya di kawasan Kecamatan Plaju Palembang, sejak Minggu (8/12/2018).

Karena cemas, SN bersama keluarga akhirnya mencari keberadaan ML, hingga korban ditemukan sedang berada di salah satu rumah temannya di Kecamatan Plaju, Palembang.

Baca juga: Warga Jepang Melaporkan Nyaris Diperkosa Sekuriti Apartemen di Jaksel

“Waktu di rumah, saya tanyakan anak saya dia kemana dan sama siapa, di sanalah putri saya itu mengaku telah diperkosa AL di rumah kosong dekat rumah temannya,” kata SN, saat melapor.

Menurut ML, ia menuruti permintaan AL karena diiming-imingi akan menjadi kekasih korban dan memutuskan hubungan dengan teman mereka, inisial FT, yang juga pacar pelaku.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Janji manis itu ternyata membuat ML terbuai dan menuruti permintaan AL.

"Di sebuah rumah kosong, putri saya dibawa ke sana. Iming-imingya mau dijadikan pacar. Pelaku itu kekasih teman anak saya. Saya tidak terima, dan melaporkan kasus ini ke polisi,” tutur SN bernada kesal.

Kepala SPKT Polresta Palembang, Ipda Haidir membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya saat ini sedang dilakukan pemeriksaan korban untuk mengejar pelaku.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X