6 Fakta di Balik Pembunuhan Ibu dan Anak oleh 3 Calon TKI

Kompas.com - 05/01/2019, 07:13 WIB
Tiga pelaku pembunuhan Ponia (39) dan Selfia (13) ketika berada di Polres Pagaralam, Sumatera Selatan. Ketiga pelaku tega menghabisi nyawa ibu dan anak itu dilatar belakangi utang piutang, Kamis (3/1/2019). ISTIMEWATiga pelaku pembunuhan Ponia (39) dan Selfia (13) ketika berada di Polres Pagaralam, Sumatera Selatan. Ketiga pelaku tega menghabisi nyawa ibu dan anak itu dilatar belakangi utang piutang, Kamis (3/1/2019).

KOMPAS.com - Tiga pelaku pembunuhan terhadap Ponia (39) dan anaknya Selfia (13) akhirnya berhasil ditangkap tim Satuan Reserse Kriminal Polres Pagaralam, Sumatera Selatan, di sebuah penampungan calon TKI di Jakarta.

Ketiga pelaku merupakan calon TKI yang hendak berangkat ke Taiwan.

Pembunuhan yang dilakukan ketiganya tergolong sadis. Kedua korban diculik lalu diibunuh dengan menggunakan balok kayu. Setelah itu, para pelaku membuang jasad korban ke Sungai Lematang.

Dari pengakuan pelaku, pembunuhan tersebut dilatarbelakangi oleh masalah utang piutang.

Ini 6 fakta di balik pembunuhan sadis di Pagaralam tersebut:

1. Jenazah Ponia dan Selfia ditemukan di sungai

Jenazah Selfia (13) anak dari Ponia yang merupakan korban pembunuhan oleh tiga calon TKI saat ditemukan di pinggiran Sungai Lematang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan pada (25/12/2018) lalu.ISTIMEWA Jenazah Selfia (13) anak dari Ponia yang merupakan korban pembunuhan oleh tiga calon TKI saat ditemukan di pinggiran Sungai Lematang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan pada (25/12/2018) lalu.

Warga menemukan jenazah Ponia mengapung di pinggir Sungai Lematang pada Sabtu (25/12/2018). Kondisinya mengenaskan karena sudah mengapung sekitar 10 hari.

Empat hari kemudian, jasad Selfia akhirnya juga ditemukan di lokasi tak jauh dari penemuan jasad sang ibu.

Setelah kedua jasad diselidiki, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang mengarah kepada para pelaku, salah satunya adalah Tika Herli.

"Kami mendapatkan laporan dari Polres Lahat ada penemuan dua jenazah di aliran Sungai Lematang, ternyata warga Pagaralam. Dari sana langsung dilakukan penyelidikan dan menangkap tiga pelaku," ujar Kapolres Pagaralam AKBP Tri Saksono Puspo Aji

Baca Juga: Karena Utang, 3 Calon TKI Bunuh Ibu dan Anak di Sumsel

2. Pelaku tertangkap di penampungan calon TKI di Jakarta

Foto saat petugas dari Satreskrim Polres Pagaralam menjemput tersangka Tika otak dari pelaku pembunuhan ibu dan anak yang tersebar di akun media sosial @Palembang_Gelantums. ISTIMEWA Foto saat petugas dari Satreskrim Polres Pagaralam menjemput tersangka Tika otak dari pelaku pembunuhan ibu dan anak yang tersebar di akun media sosial @Palembang_Gelantums.

Pengejaran segera dilakukan setelah polisi berhasil melacak keberadaan para pelaku. Polisi melihat aktivasi rekening salah satu pelaku, Tika Herli, di wilayah Jakarta. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X