Gubernur Gorontalo Larang Pesta Tahun Baru dengan Petasan dan Miras

Kompas.com - 28/12/2018, 09:27 WIB
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama warga miskin. Ia melarang warganya pesta hura-hura saat pergantian tahun KOMPAS.COM/HUMAS PROV GORONTALOGubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama warga miskin. Ia melarang warganya pesta hura-hura saat pergantian tahun

GORONTALO, KOMPAS.com – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie melarang pesta akhir tahun di semua kabupaten/kota di wilayahnya.

Pelarangan itu meliputi kegiatan membakar petasan, pesta musik yang keras, mengonsumsi minuman keras dan mabuk-mabukan.

 “Saya melarang pesta tahun baru yang membakar petasan, membunyikan musik keras-keras, jogat yang kasar apalagi sampai ada minuman keras dan mabuk. Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda dan Danrem untuk mengintensifkan patroli di semua wilayah,” tegas Rusli Habibie, Jumat (28/12/2018).

Rusli Habibie menjelaskan, berbagai musibah yang dihadapi bangsa ini sudah cukup menjadi pelajaran bagi semua orang untuk senantiasa berbuat dan bersikap yang baik. Tidak larut dalam keburukan serta mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat.

“Lebih baik warga menghadiri doa dan zikir yang digelar di wilayahnya masing-masing. Doakan agar bangsa Indonesia terhindar dari bencana,” ujar Rusli Habibie.

Baca juga: Amankan Malam Tahun Baru dari Begal, Polresta Palembang Siagakan Penembak Jitu

Dalam malam pergantian tahun, Provinsi Gorontalo mengagendakan zikir dan doa bersama yang dipusatkan di rumah jabatan gubernur.

Selain diikuti oleh Aparat Sipil Negara dan guru, zikir juga mengundang majelis taklim, panti asuhan dan masyarakat umum.

Baca juga: Di Bandung, Konvoi Kelompok saat Malam Tahun Baru Dilarang

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siap-siap, Sebentar Lagi Semarang Akan Miliki Trem

Siap-siap, Sebentar Lagi Semarang Akan Miliki Trem

Regional
Wanita Tewas di Kamar Hotel Omega Ternyata Dibunuh Teman Kencan

Wanita Tewas di Kamar Hotel Omega Ternyata Dibunuh Teman Kencan

Regional
Dilarang Unjuk Rasa hingga Pelantikan Presiden, bagi Pelanggar Akan Ditindak

Dilarang Unjuk Rasa hingga Pelantikan Presiden, bagi Pelanggar Akan Ditindak

Regional
Cerita di Balik Siswa SMP Gantung Diri di Kupang, Tinggalkan Surat Wasiat hingga Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Cerita di Balik Siswa SMP Gantung Diri di Kupang, Tinggalkan Surat Wasiat hingga Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Regional
Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Regional
Saling Ejek dan Pukul, Siswa di Bantul Meninggal Dunia

Saling Ejek dan Pukul, Siswa di Bantul Meninggal Dunia

Regional
Bupati Indramayu Kena OTT KPK, Wagub Uu Prihatin

Bupati Indramayu Kena OTT KPK, Wagub Uu Prihatin

Regional
Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Regional
Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Regional
Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Regional
Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Regional
RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

Regional
Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Regional
Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Regional
Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X