Di Bandung, Konvoi Kelompok saat Malam Tahun Baru Dilarang

Kompas.com - 27/12/2018, 15:39 WIB
Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema tengah memperlihatkan ratusan jerigen berisi miras jenis tuak diatas truck yang gagal diedarkan di Kota Bandung, Selasa (4/12/2018). KOMPAS.com/AGIEPERMADIKapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema tengah memperlihatkan ratusan jerigen berisi miras jenis tuak diatas truck yang gagal diedarkan di Kota Bandung, Selasa (4/12/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Polrestabes Bandung mengimbau masyarakat melakukan kegiatan konvoi saat malam tahun baru 2018 nanti.

"Kami imbau masyarakat tidak melaksanakan konvoi kelompok," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema, di Mapolrestabes Bandung, Kota bandung, Jawa Barat, Kamis (27/12/2018).

Hal tersebut dilakukan selain untuk tetap menjaga kondusifitas keamanan di Kota Bandung, juga agar tidak mengganggu kenyamanan pengendara lainnya saat malam pergantian tahun nanti.

"Karena beberapa titik nanti akan menjadi pusat berkumpulnya masyarakat dalam merayakan tahun baru alangkah baiknya tetap hargai dan hormati satu sama lain dalam perayaan malam tahun baru nanti," tuturnya.

Baca juga: Malam Tahun Baru, Polres Gresik Larang Konvoi Motor dengan Knalpot Brong

Selain itu, Polisi juga menyita ribuan botol miras di wilayah hukum Polrestabes Bandung. Ada sekitar 5.776 botol minuman keras buatan pabrik, 205 jerigen tuak dan 45 botol plastik miras oplosan yang telah disita kepolisian selama enam hari pelaksanaan cipta kondisi dan Operasi Lilin Lodaya di seluruh wilayah di Kota Bandung.

"Hindari perayaan tahun baru 2018 dengan pesta miras, karena banyak contoh akibat kelalaian dan dampak miras yang beresiko korban meninggal dunia," tegasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

Regional
Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

Regional
CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

Regional
Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Regional
Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Regional
Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Regional
6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Regional
Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Regional
4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

Regional
Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Regional
150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

Regional
Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Regional
Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X