Malam Tahun Baru, Polres Gresik Larang Konvoi Motor dengan Knalpot "Brong"

Kompas.com - 27/12/2018, 15:26 WIB
Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gresik Ipda Darwoyo (kiri), melihat knalpot yang dijual di bengkel dan toko onderdil di Gresik, Kamis (27/12/2018). KOMPAS.com / HAMZAHKanit Dikyasa Satlantas Polres Gresik Ipda Darwoyo (kiri), melihat knalpot yang dijual di bengkel dan toko onderdil di Gresik, Kamis (27/12/2018).

GRESIK, KOMPAS.com - Guna menciptakan keamanan dan rasa nyaman kepada seluruh masyarakat, Satlantas Polres Gresik sudah berkomitmen untuk menindak tegas konvoi motor pada perayaan tahun baru 2019 maupun motor yang menggunakan knalpot brong, yang menyebabkan suara bising nan berisik di jalan raya.

Untuk itu, sosialisasi mengenai larangan penggunaan knalpot brong dan juga konvoi motor tersebut, sudah mulai dilakukan sejak jauh-jauh hari. Dengan harapan, masyarakat dapat mengetahui aturan tersebut dan nantinya berkenan untuk mematuhi.

"Kami memang sudah berkomitmen, agar jangan sampai masyarakat yang sedang merayakan dan ingin menikmati tahun baru nantinya terganggu oleh hal-hal demikian. Makanya kami mulai datangi bengkel, toko onderdil, juga komunitas-komunitas motor untuk sosialisasi hal ini," ujar Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gresik, Ipda Darwoyo, mewakili Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto, Kamis (27/12/2018).

Baca juga: Polisi Tindak Tegas Konvoi Motor dengan Knalpot Berisik di Malam Tahun Baru


Satlantas Polres Gresik berharap, dengan adanya sosialisasi lebih awal akan dapat menekan dan juga sekaligus mencegah adanya pelanggaran tersebut pada saat perayaan tahun baru. Terlebih kata Darwoyo, pelarangan akan penggunaan knalpot brong sudah diatur dalam undang-undang.

"Setiap kendaraan bermotor yang digunakan di jalan raya diatur dalam Undang-Undang RI No.22 Tahun 2009, tentang lalu-lintas dan angkutan jalan.

Termasuk, dalam hal kebisingan suara yang termaktub dalam Pasal 48 ayat 3b," jelasnya.

Ia mengatakan, dalam undang-undang tersebut dijelaskan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kedalaman alur ban, dan juga knalpot, dapat dikenakan sanksi.

Baca juga: Gara-gara Knalpot Berisik, Perang Batu dan Senjata Tajam Terjadi di Makassar Selama 2 Hari

"Sesuai dengan undang-undang, pelanggar dapat dikenakan pidana dengan kurungan paling lama satu bulan dan denda maksimal Rp250 ribu," terang dia.

Adapun untuk tingkat kebisingan kendaraan bermotor, jelas Darwoyo, sudah diatur dalam peraturan menteri lingkungan hidup No.7 tahun 2009. Yakni, untuk kendaraan sepeda motor dengan kapasitas mesin hingga 80cc memiliki batas kebisingan 77 desibel,

kapasitas mesin 80 hingga 175cc batas kebisinganya 80 desibel, dan kapasitas mesin di atas 175cc batas kebisinganya 83 desibel.

"Sebab pemakaian knalpot yang tidak sesuai aturan, bisa menyebabkan kerusakan mesin, polusi, boros bahan bakar, emisi gas buang, dan yang paling parah itu bisa memicu perkelahian dan tawuran karena provokasi dari suara yang ditimbulkan knalpot," pungkasnya.

Demi untuk menjaga keamanan dan menghindari hal-hal yang tidak diharapkan akibat penyalahgunaan knalpot tersebut, Satlantas Polres Gresik pun sudah bersiap menilang para pelanggar aturan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ABK Jatuh ke Laut, Hari Ketiga Pencarian Masih Belum Ditemukan

ABK Jatuh ke Laut, Hari Ketiga Pencarian Masih Belum Ditemukan

Regional
Fakta Gibran Maju Pilkada Solo, Tak Ingin Maju Lewat Independen hingga Sudah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Fakta Gibran Maju Pilkada Solo, Tak Ingin Maju Lewat Independen hingga Sudah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Regional
Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Regional
Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Regional
Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Regional
Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Regional
Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Regional
Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Regional
Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Regional
Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

Regional
Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Regional
Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Regional
KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

Regional
Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X