Karim Raslan
Pengamat ASEAN

Karim Raslan adalah kolumnis dan pengamat ASEAN. Dia telah menulis berbagai topik sejak 20 tahun silam. Kolomnya  CERITALAH, sudah dibukukan dalam "Ceritalah Malaysia" dan "Ceritalah Indonesia". Kini, kolom barunya CERITALAH ASEAN, akan terbit di Kompas.com setiap Kamis. Sebuah seri perjalanannya di Asia Tenggara mengeksplorasi topik yang lebih dari tema politik, mulai film, hiburan, gayahidup melalui esai khas Ceritalah. Ikuti Twitter dan Instagramnya di @fromKMR

Natal di Surabaya dan Kisah Keluarga Andi

Kompas.com - 26/12/2018, 20:19 WIB
Andi (kiri, belakang) bersama ayah dan kedua anaknya terkena ledakan bom saat mereka hendak mengikuti ibadah di gereja. Ceritalah/Bayu MahardikaAndi (kiri, belakang) bersama ayah dan kedua anaknya terkena ledakan bom saat mereka hendak mengikuti ibadah di gereja.

Namun, saat Vincentius hendak membuka pintu, dia mendengar ledakan dari belakang dan Andi pun terpental menabrak sisi kiri mobil.

"Saya sempat bisa jalan sebentar, tapi kemudian mata saya seperti tertutup sesuatu. Ini masih ada bekas luka di bawah mata kiri. Kakek yang paling parah, dia terluka di kepala dan dada. Karena bom itu, kakek sekarang harus pakai alat bantu dengar,” kata Vincentius. 

Baca juga: Aman Abdurrahman: Orang yang Namakan Bom Surabaya sebagai Jihad Sakit Jiwanya

Beruntung, keluarga Andi selamat. Namun, di sisi lain ada beberapa keluarga yang merayakan Natal dengan kursi-kursi kosong saat perjamuan makan malam.

Serangan teror ini, serangan teror pertama di Indonesia yang melibatkan anak-anak, telah meninggalkan luka mendalam bagi kota Surabaya.

Selain itu, seperti yang dijelaskan Andi, “Sehabis kejadian itu, saya masih ada sedikit trauma. Kalau saya melihat mobil Toyota Innova putih yang mirip dengan mobil Grab waktu itu, saya langsung teringat kejadian waktu itu. Tapi sekarang saya sudah tidak takut, saya dan keluarga selalu menguatkan dan mencoba bertumbuh dalam iman.”

“Saya dan keluarga sangat menantikan Natal. Natal ini, kami sekeluarga akan berkumpul dengan keluarga besar di tempat adik bungsu saya di Sidoarjo,” kata Andi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kini warga Surabaya, terutama umat Nasrani (9,1 persen warga Surabaya beragama Kristen dan 4 persen beragama Katolik), telah berhasil menanggalkan kejadian teror tersebut dan terus melanjutkan kehidupan mereka.

Wali Kota Surabaya yang sangat disayangi warganya, Tri Rismaharini, telah berupaya untuk menyurutkan ketegangan dan memulihkan kepercayaan diri publik.

“Setiap bulan tanggal 13 ada peringatan di Gereja Santa Maria Tak Bercela dan mengundang keluarga korban serta beberapa tokoh agama. Saya dan keluarga beberapa kali hadir,” Andi melanjutkan ceritanya.

“Saya sudah mengampuni mereka. Saya tidak punya rasa dendam, karena menyimpan dendam itu sama seperti menyimpan sampah. Harapan saya sekarang adalah umat antaragama untuk terus saling berkomunikasi satu sama lain, sehingga jaringan, toleransi, dan jalinan kasih dapat terbangun. Hal ini yang juga saya ajarkan ke anak-anak,” tuturnya.

Saat dunia menyambut Tahun Baru, pengampunan dan memulai hidup baru akan menjadi lebih berat dilakukan oleh keluarga yang menjadi korban – sesuatu yang berbeda dari perayaan Natal pada umumnya.

Surabaya telah mengalami pukulan berat, namun warganya – yang tahan uji dan ramah – akan bangkit, lebih kuat dari sebelumnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.