Harga Tiket Pesawat Ancam Pariwisata, Gubernur Bangka Belitung Surati Maskapai

Kompas.com - 20/12/2018, 14:21 WIB
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman (kopiah hitam) saat peninjauan pergerakan arus mudik di Pelabuhan Pangkalbalam Pangkal Pinang. Bidang Protokoler Pemprov Babel.Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman (kopiah hitam) saat peninjauan pergerakan arus mudik di Pelabuhan Pangkalbalam Pangkal Pinang.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Fenomena kenaikan harga tiket pesawat mulai dikhawatirkan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung. Harga tiket yang tinggi dinilai bisa menurunkan angka kunjungan di bidang pariwisata.

Hal itu disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, dalam pertemuan akhir tahun Bank Indonesia di Pangkal Pinang, Kamis (20/12/2018).

"Harga tiket yang tinggi tidak hanya berpengaruh ke inflasi. Tapi dikhawatirkan juga mengurangi kunjungan wisatawan," kata Erzaldi. 

Dia menuturkan, tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 cenderung memicu kenaikan harga tiket pesawat.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Polda Bangka Belitung Sidak Sembako dan BBM

"Sekda telah membuat surat ke manajer (maskapai). Nanti dikirim lagi langsung ke direktur. BI kabarnya juga sudah memanggil, jadi bersama-sama harga tiket ini disikapi," ujarnya.

Mendorong inflasi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pangkal Pinang, Tantan Heroika, membenarkan harga tiket sebagai salah satu pemicu inflasi di Kepulauan Bangka Belitung.

Kondisi tersebut diduga karena lonjakan permintaan dalam momen libur natal dan tahun baru.

"Memang jadi perhatian juga soal tiket ini. Namun untuk inflasi masih bisa ditahan di angka 0,35 persen. Keseluruhan angka inflasi 3,07 atau di bawah nasional yang 3,23 persen," ujarnya.

Pada Kamis (20/12/2018) harga tiket pesawat rata-rata dijual di atas Rp 500.000. Seperti Jakarta -Pangkal Pinang Rp 545.000 untuk kelas ekonomi dan Rp 820.000 untuk kelas bisnis.

Baca juga: Permintaan Tiket Pesawat Diprediksi Dorong Inflasi di Bangka Belitung

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.