Pasutri Lansia yang Anaknya "Down Syndrome" Kini Punya Rumah Baru, dari Donasi Pembaca Kompas.com

Kompas.com - 17/12/2018, 17:24 WIB
Penampakan bagian belakang rumah baru bagi keluarga Hernowo di Dusun Anjir, Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, Kulon Progo. Dapur dan tempat cuci piring berada di bagian luar untuk mengakomodir kebiasaan mereka menggunakan kompor non gas. Kamar mandi juga mengarah ke luar. KOMPAS.com/ DANI JPenampakan bagian belakang rumah baru bagi keluarga Hernowo di Dusun Anjir, Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, Kulon Progo. Dapur dan tempat cuci piring berada di bagian luar untuk mengakomodir kebiasaan mereka menggunakan kompor non gas. Kamar mandi juga mengarah ke luar.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Hening melingkupi sebuah lembah di RT 25 Dusun Anjir, Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Semua basah karena hari ini habis hujan. Sesekali suara satwa burung merobek kesunyian lembah yang penuh pohon lebat.

Di tengah lembah, terlihat sebuah rumah mungil dengan dinding dominan berwarna kuning kecoklatan. Gentengnya tampak dari atas berwarna merah bata. Dua daun pintu di muka rumah bisa dibuka ke kanan maupun kiri seolah mengundang siapapun untuk mampir.

Kamilah (61) duduk di sudut teras rumah batu itu. Ia rehat sejenak dari menyabit rumput dan memadatkan karung nilon dengan rumput hasil kerja setelah tengah hari. "Nganggo pakan wedus (untuk pakan kambing)," kata Kamilah sambil senyum-senyum, Minggu (16/12/2018).

Rumah sederhana ini sebentar lagi akan jadi hunian baru bagi Kamilah, bersama suaminya yang bernama Hernowo, 60, dan anak semata wayang mereka Wahyu Heri Setiawan, 13. Mereka siap menempati rumah itu seutuhnya. "Seneng banget rumah ini," kata Kamilah.

Baca juga: Suami Istri Lansia Ngontel Setiap Hari dari Hutan ke Kota Antar Anaknya yang Down Syndrome ke Sekolah

Bangunan rumah 45 m2 ini memanfaatkan tanah seluas 150 m2 dari tanah Hernowo yang seluas 2500 m2. Rumah mengusung konsep rumah tinggal sederhana yang bisa mengakomodir seluruh kegiatan kehidupan sehari-hari penghuninya.

Rumah terbangun seperti huruf T, terdiri 2 kamar tidur, 1 ruang tamu sekaligus ruang keluarga. Tiap kamar terdapat 1 jendela. Satu jendela lain menghadap muka rumah, satu jendela lagi menghadap ke belakang rumah. Kebetulan belakang rumah itu adalah tebing tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dinding rumah dominan kuning kecoklatan. Terdapat sedikit warna putih yang membuat warna dinding terasa lebih menyolok, seperti di antara kuning dan merah bata pada bagian depan rumah. Putih juga jadi warna lubang angin.

Lantainya keramik putih kekuningan namun bercorak. Pintu dan jendela kayu divernis jadi coklat. Plafon sendiri berwarna putih sehingga membuat rumah semakin cerah.

Baca juga: Perjuangan Lain Suami Istri Lansia Selain Antar Anaknya yang Down Syndrome dengan Ontel ke SLB

Rumah dilengkapi dengan 1 kamar mandi dengan pintu menghadap ke luar belakang rumah. Dapur dan tempat cuci piring diletakkan di luar. Ini dibikin lantaran para lansia ini lebih terbiasa dengan pembakaran kayu ketimbang kompor gas dan sejenisnya.

Kamilah menceritakan, mereka sudah menempati rumah itu sejak minggu lalu. Wahyu tidur di kamar sendiri, Hernowo dan Kamilah di bagian belakang. Masing-masing beralas tikar saja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.