5 BERITA POPULER NUSANTARA: Slank Jadi Duta Kelor hingga Petunjuk Baru Kematian Eril Dardak

Kompas.com - 14/12/2018, 07:20 WIB
Grup band Slank beraksi dalam konser Slank in Love di Balai Sarbini, Jakarta, Selasa (27/2/2018). Slank tampil membawakan sejumlah tembang andalan mereka Slank in Love, I Miss You but I Hate You, Mawar merah dalam konser yang bertemakan Cinta ini. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGGrup band Slank beraksi dalam konser Slank in Love di Balai Sarbini, Jakarta, Selasa (27/2/2018). Slank tampil membawakan sejumlah tembang andalan mereka Slank in Love, I Miss You but I Hate You, Mawar merah dalam konser yang bertemakan Cinta ini.

KOMPAS.com — Grup band Slank akan dinobatkan menjadi duta tanaman kelor oleh Provinisi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Asisten 1 Setda Provinis NTT Mikhael Fernandes menjelaskan, acara penobatan akan dilakukan saat acara HUT Ke-60 NTT.

Selain itu, penyelidikan kasus kematian Eril Dardak juga terus dilakukan polisi. Sejumlah petunjuk baru terus dilacak untuk mengungkap penyebab kematian adik kandung Bupati Trenggalek, Emil Dardak, tersebut. 

Lalu berita tentang pemindahan lima kuburan di Gorontalo Utara karena beda pilihan kades  menjadi sorotan pembaca.

Berikut ini 5 berita populer Nusantara secara lengkap:

1. Slank menjadi duta tanaman kelor

Kaka Slank saat ditemui dalam jumpa pers Our Ocean Conference 2018 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/10/2018).KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA Kaka Slank saat ditemui dalam jumpa pers Our Ocean Conference 2018 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/10/2018).

Asisten 1 Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) Mikhael Fernandes mengatakan, pemerintah setempat akan menobatkan para personel grup musik Slank menjadi duta tanaman kelor.

Penobatan grup band rock papan atas itu akan diberikan melalui perayaan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-60 Provinsi NTT yang jatuh pada 20 Desember 2018.

"Perlu kami informasikan bahwa kami sudah bertemu dengan para personel Slank di markas mereka di Gang Potlot, Jakarta, dan meminta mereka menjadi duta kelor untuk NTT," ucap Fernandes kepada sejumlah wartawan, Kamis (13/12/2018).

Baca berita selengkapnya: Slank Dinobatkan Jadi Duta Kelor NTT

2. Polisi temukan tabung gas bertuliskan He di kamar Eril

Ilustrasi olah TKPKOMPAS.com Ilustrasi olah TKP

Eril Ario Listanto Dardak adik dari Bupati Trenggalek Emil Listyanto ditemukan meninggal di kamar kosnya, Rabu (12/12/2018) siang.

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan ada tabung gas bertuliskan He, selang, dan tabung freon di kamar korban.

"Sementara ada tabung gas bertuliskan He, kemungkinan ini gas tertentu, kemudian selang, dan tabung freon," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema, Kamis (13/12/2018).

Menurut dia, selang yang ditemukan tersebut tersambung pada tabung gas bertuliskan He, sedangkan bagian ujung selang lainnya mengarah ke dalam plastik yang digunakan korban untuk menutup kepalanya.

Baca berita selengkapnya: Polisi Temukan Tabung Gas "He" yang Selangnya Tersambung ke Plastik di Wajah Eril Dardak

3. Kasus pesta seks di Yogyakarta, 12 orang diamankan 

Direktur Ditreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo dan Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto saat menunjukan barang bukti yang diamankan dari lokasi penggerebekan KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMA Direktur Ditreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo dan Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto saat menunjukan barang bukti yang diamankan dari lokasi penggerebekan

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY melakukan penggerebekan pesta seks di sebuah kamar homestay di Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Dari penggerebekan ini, polisi mengamankan 12 orang.

Direktur Ditreskrimum Polda DIY Kombes Hadi Utomo mengatakan, awalnya pihaknya melakukan cyber patrol dan didapati ada konten yang menawarkan kegiatan yang diduga melanggar undang-undang, yaitu pesta seks

"Kita telusuri dan didapati lokasinya. Tanggal 11 Desember sekitar pukul 23.00 WIB dilakukan penggerebekan," kata Hadi Utomo dalam jumpa pers, Kamis (13/12/2018)

"Dua orang melakukan persetubuhan dan ditonton oleh yang lain dalam satu kamar," ungkapnya.

Baca berita selengkapnya: Gerebek Pesta Seks di Sleman, Polisi Amankan 12 Orang 

4. Kuburan dipindah gara-gara beda pilihan kades

Jasad 5 mayat yang dibongkar dari kuburan dibawa keluarganya ke lokasi lain oleh keluarganya di Desa Jembatan Merah, Tomilio, Kabupaten Gorontalo Utara.KOMPAS.COM/YAKUB KAU Jasad 5 mayat yang dibongkar dari kuburan dibawa keluarganya ke lokasi lain oleh keluarganya di Desa Jembatan Merah, Tomilio, Kabupaten Gorontalo Utara.

Diduga akibat berbeda pendapat dalam proses pemilihan kepala desa, 5 kuburan warga dibongkar dan dipindahkan ke lokasi lain.

Pemindahan jasad milik almarhum Nur Humolungo, Sumiatin Ahmad, Abdin Dude, Asma Katili, dan Idrus Katili dilakukan oleh keluarganya di Desa Jembatan Merah, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara.

Menurut Ikbal Sulaiman, pemindahan kuburan ini dilakukan oleh keluarga yang meninggal.

“Benar ada pemindahan kuburan, kami tidak tahu-menahu tiba-tiba sudah ada penggalian dan pemindahan jasad,” kata Ikbal, Kamis (13/12/2018).

Baca berita selengkapnya: Diduga Beda Pilihan Calon Pilkades, 5 Kuburan Dipindahkan Keluarga

5. Kisah bilik asmara di Lapas Sukamiskin

terdakwa Andri Rahmat tengah berjanji dibawah kitab suci untuk bersaksi dalam sidang lanjutan kasus suap eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husein di Pengadilan Tipikor Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/12/2108).KOMPAS.com/AGIEPERMADI terdakwa Andri Rahmat tengah berjanji dibawah kitab suci untuk bersaksi dalam sidang lanjutan kasus suap eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husein di Pengadilan Tipikor Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/12/2108).

Andri Rahmat, warga binaan Lapas Sukamiskin, mengungkap soal bilik asmara dalam sidang pemeriksaan saksi untuk terdakwa Wahid Husein di Pengadilan Tipikor Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/12/2018).

Andri menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan hakim hingga jaksa KPK terkait bilik asmara di Lapas Sukamiskin.

Andri mengatakan, bilik asmara yang berukuran 2x3 meter itu sudah ada sejak Lapas Sukamiskin dipimpin Kalapas Dedi Handoko.

"Kamar itu diubah sejak zaman Pak Dedi, kemudian diteruskan (renovasinya) di zaman Pak Wahid. Sejak zaman Pak Dedi juga itu sudah difungsikan sebagai kamar asmara. Kamar tidur dan toilet juga ada, yang direnovasi itu tembok dan kamar mandi," katanya di persidangan.

Baca berita selengkapnya: Ini Kata Warga Binaan soal Bilik Asmara di Lapas Sukamiskin Bandung

Sumber: KOMPAS.com (Rosyid A Azhar, Agie Permadi, Wijaya Kusuma, Sigiranus Marutho Bere)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X