Sebanyak 35 Pemda di Jawa Tengah Sepakat Gunakan Transaksi Non-tunai

Kompas.com - 05/12/2018, 23:25 WIB
Ganjar Pranowo saat menghadiri acara Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (26/11/2018) Dok. Pemprov JatengGanjar Pranowo saat menghadiri acara Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (26/11/2018)

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah sepakat untuk menggunakan transaksi non-tunai dalam kegiatan operasionalnya.

Sebagian daerah di Jateng selama ini telah menggunakan transaksi non-tunai, namun mayoritas daerah masih menggunakan sistem tunai.

Kesepakatan itupun terjalin dalam penandatanganan komitmen penerapan transaksi non-tunai oleh Bupati/Wali Kota Jateng di Hotel Gumaya, Semarang, Rabu (5/12/2018).

Kesepakatan itu disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Tengah Hamid Ponco, dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jateng-DIY Aman Santosa.

Penerapan transaksi non-tunai diperlukan, salah satunya untuk mencegah korupsi dan kebocoran anggaran. Gerakan transaksi non-tunai juga dapat dijalankan di berbagai sektor, baik penerimaan maupun pengeluaran daerah.

"Tadi ada kesepakatan untuk komitmen gunakan transaksi non-tunai. Memang ada beberapa kota yang sudah, tapi banyak yang belum. Maka tadi diundang kepala daerah agar komitmen melakukan hal sama," ucap Hamid Ponco.

Baca juga: Transaksi Non-tunai Dianggap Kunci Pencegahan Suap di Sektor Swasta

Transaksi nontunai sendiri tidak sebatas kerja BI, namun merupakan implementasi dari instruksi presiden yang harus dilakukan di semua daerah. Tentu, gerakan tersebut diimplementasikan secara berkala di tiap daerah.

"Jadi tadi semua kepala daerah komitmen, dan itu nanti lebih mudah ketika melalukan penerapan elektronifikasi," tandanya.

Manfaat lain, kata Ponco, juga akan menjadikan satu daerah lebih efisien dan transparan. Yang terpenting, transaksi non-tunai dapat mencegah kebocoran.

Sementara itu, Ganjar Pranowo mengatakan, dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah mayoritas belum mengimplementasikan transaksi non-tunai. Baru ada tiga kota di Jateng yang telah menerapkan hal itu, yakni Kota Surakarta, Kota Salatiga dan Kota Magelang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Charlotte Peeters, Bule Asal Belanda yang Terdampak Pandemi dan Jadi Tukang Mi Ayam di Yogyakarta

Cerita Charlotte Peeters, Bule Asal Belanda yang Terdampak Pandemi dan Jadi Tukang Mi Ayam di Yogyakarta

Regional
Ketahuan 'Chatting' dengan Mantan Kekasih, Istri di Bone Dibunuh Suami

Ketahuan "Chatting" dengan Mantan Kekasih, Istri di Bone Dibunuh Suami

Regional
Cegah Banjir, Pengembangan Perumahan di Kota Malang Wajib Buat Sumur Resapan

Cegah Banjir, Pengembangan Perumahan di Kota Malang Wajib Buat Sumur Resapan

Regional
3 Pembunuhan dalam 2 Bulan di Denpasar, Begini Kata Polisi

3 Pembunuhan dalam 2 Bulan di Denpasar, Begini Kata Polisi

Regional
BMKG Catat 3 Kali Gempa Susulan Guncang Sulawesi Utara

BMKG Catat 3 Kali Gempa Susulan Guncang Sulawesi Utara

Regional
Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Regional
Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Regional
Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Regional
Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Regional
2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

Regional
Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Regional
Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Regional
Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Regional
Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X