Penderita HIV/AIDS di Papua Tercatat 38.874 Orang

Kompas.com - 01/12/2018, 21:13 WIB
Ilustrasi HIV/AIDS masih memiliki harapan untuk tetap sehat.Freepik Ilustrasi HIV/AIDS masih memiliki harapan untuk tetap sehat.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Provinsi Papua mengungkapkan jumlah penderita HIV/AIDS di Papua hingga 30 September 2018 tercatat 38.874 orang.

Dari jumlah tersebut, Kabupaten Nabire menduduki posisi tertinggi dari 28 kabupaten dan 2 kota di Papua, yakni 7.240 orang. Peringkat kedua Kota Jayapura, yaitu 6.189 orang, disusul Kabupaten Mimika dan Jayawijaya serta daerah lainnnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giay mengungkapkan, adanya peningkatan jumlah kasus yang diketahui Dinas Kesehatan itu tak lepas dari program yang dilakukan pemerintah untuk mengajak masyarakat secara sukarela mengikuti tes.

Baca juga: Penderita HIV/AIDS di Gunungkidul Meningkat, Kebanyakan Usia Produktif

“Tingginya angka ini tak lepas dari kerja para jejaring dan pelayanan di daerah yang secara intens memberikan penyuluhan hingga ke pelosok daerah. Kami akui juga kalau yang kami lakukan belum maksimal,” kata Giay kepada wartawan di Jayapura, Sabtu (1/12/2018).

Tingginya kasus di Nabire dan kota lainnya, kata Giay, selain faktor seks bebas juga karena faktor lainnya, salah satunya minuman keras.

“Contohnya ada daerah penambangan liar yang barter emas dengan PSK, termasuk tingginya penikmat miras, aibon (penghirup lem aibon), dan seks bebas di komunitas anak-anak aibon dengan barter seks,” kata dia.

Dari berbagai persoalan tersebut, Giay meminta semua pihak terlibat untuk menekan penyebaran virus HIV-AIDS.

“Bukan hanya Dinkes tapi peranan Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja dan keterlibatan peranan tokoh agama serta kepedulian orang tua untuk dapat menekan virus ini. Saya akui tugas kami berat dan sampai saat ini kami belum maksimal, apalagi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) baru ada 9 kabupaten di tanah ini,” kata dia.

Dari 9 KPA yang ada di Papua, kata dia, hanya 5 kabupaten yang aktif.

“Faktanya ada 9 daerah di kabupaten memiliki KPA. Tetapi, hanya 5 diantaranya yang aktif,” tambah dia.


Terkini Lainnya


Close Ads X