Fakta Di Balik Perampokan di Muna, Anak Korban Melawan hingga Ratusan Juta Amblas

Kompas.com - 30/11/2018, 19:00 WIB
Ilustrasi Penculikan. ThinkstockIlustrasi Penculikan.

2. Mencoba melawan, anak Hamdia disekap di kamar mandi

Sementara itu, anak Hamdia yang lain, mencoba merebut parang dari tangan pelaku.

“Dia datang dengan pisau dan bilang jangan ribut...jangan rebut...dia maju. Saya mundur, saya sempat ambil pisaunya saya kasih patah,” kata anak Hamdia yang masih berusia 13 tahun.

'Dia pegang gagangnya dan dia sempat pukul di sini (tengkuk). Abis itu disekap di sini (kamar mandi),” tuturnya.

Setelah berhasil melumpuhkan Hamdia dan kedua anaknya, pelaku segera menggondol uang ratusan juta rupiah dan melarikan diri.

Baca Juga: Ungkap Pelaku Perampokan Ibu dan Dua Anaknya, Polres Muna Bentuk Tim Khusus

3. Korban perampokan masih trauma

Ilustrasi trauma dan kesedihanlolostock Ilustrasi trauma dan kesedihan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah perampok pergi, Hamdia segera memangil polisi dari Polres Muna. Hamdia dan kedua anakknya terlihat masih trauma.

Polisi pun segera melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari para korban.

AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga turut mendatangi rumah korban untuk mengetahui secara pasti situasi dan kondisi korban.

“Pelaku masuk dan mengancam si ibu untuk berikan uang, setelah diberikan uang, pelaku mengunci pintu kamar dan kabur,” ujarnya.

Baca Juga: Satu dari Tiga Mayat yang Ditemukan di Perairan Selat Malaka Teridentifikasi Warga Sumbar

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.