Hakim PN Batam Vonis Mati 3 Penyelundup 1 Ton Sabu Asal Taiwan

Kompas.com - 29/11/2018, 23:00 WIB
Sidang yang juga digelar di ruang Kusumah Atmadja Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (29/11/2018) malam tadi ini memvonis keempatnya, diantaranya Chen Chung Nan, Chen Chin Tun, Huang Ching An dan Hsieh Lai Fu dengan vonis hukuman yang berbeda, Kamis (29/11/2018). KOMPAS.com/ HADI MAULANASidang yang juga digelar di ruang Kusumah Atmadja Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (29/11/2018) malam tadi ini memvonis keempatnya, diantaranya Chen Chung Nan, Chen Chin Tun, Huang Ching An dan Hsieh Lai Fu dengan vonis hukuman yang berbeda, Kamis (29/11/2018).

BATAM, KOMPAS.com - Majelis Hakim PN Batam memvonis mati tiga penyelundup 1,03 ton sabu asal Taiwan pada sidang putusan Kamis (29/11/2018) malam. Sementara satu terdakwa lain diputus hukuman seumur hidup. 

Putusan ini disampaikan Hakim Ketua Muhammad Chandra yang didampingi hakim anggota Redite Ika Septina dan Yona Lamerosaa Ketaren. 

Hakim menjatuhkan hukuman mati kepada Chen Chung Nan, Chen Chin Tun dan Hsieh Lai Fu. Sementara Huang Ching An divonis hukuman seumur hidup.

Keempatnya terbukti melakukan penyelundupan sabu di kapal MV Sunrise Glory.

Baca juga: Kerap Ganti Bendera dan Dokumen Palsu, Kapal Sunrise Glory Diamankan

"Berdasarkan dari pertimbangan kami, Chen Chung Nan, Chen Chin Tun dan Hsieh Lai Fu divonis hukuman mati. Sementara Huang Ching An divonis hukuman seumur hidup," ujar Hakim Ketua Muhammad Chandra ketika membacakan amar putusan. 

Majelis Hakim juga menyebutkan tidak ada perbuatan keempat terdakwa yang dapat meringankan hukumannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keempatnya disebut telah menciderai nama baik bangsa dan negara Indonesia, seolah-olah Indonesia merupakan negara yang bebas untuk peredaran narkoba.

JPU belum putuskan banding

Salah satu tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nursurya mengaku pihaknya akan melakukan konsultasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait vonis hukuman penjara seumur hidup terhadap Huang Ching An yang dijatuhkan Majelis Hakim PN Batam. 

Baca juga: Kapal MV Sunrise Glory Pembawa 1 Ton Sabu Sudah Lama Jadi Target Operasi

"Kami belum bisa memastikan apakah akan melakukan banding atau tidak. Kami akan koordinasi terlebih dahulu dengan Kejagung," kata Nursurya.

Menurut dia, JPU sebelumnya memberikan tuntutan maksimal sebab dari keempatnya sama sekali tidak ada hal-hal yang meringankan.

Seperti diberitakan sebelumnya, KRI Sigurot 864 awalnya mengamankan kapal Sunrise Glory karena diduga menggunakan dokumen palsu dan kerap ganti bendera sesuai negara yang dilewati. Namun pada pemeriksaan selanjutnya diketahui terdapat 1,03 ton sabu. 

Baca juga: Kapal Sunrise Glory yang Selundupkan 1 Ton Sabu Akan Dibongkar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.