Petugas Gulung Komplotan Penjual Cula Badak, Satu Pelaku Ternyata Anggota Babinsa

Kompas.com - 27/11/2018, 20:16 WIB
cula badak Simona JIRICKOVA / Dvur Kralove Zoo / AFP cula badak

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Tim Reaksi Cepat (TRC) Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) berhasil menangkap tangan komplotan penjual cula badak sumatera ilegal yang beroperasi di Lampung.

Petugas TRC sendiri meliputi petugas gabungan dari Rhino Protect Unit (RPU), Wildlife Crime Unit (WCU), World Wide Fund for Nature (WWF), Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC), TNBBS dan Polda Lampung.

Kepala Satuan Tugas Polisi Kehutanan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Penata Tngkat 1 Agus Hartono mengatakan pihaknya mengamankan 1 buah cula badak sumatera seberat 200 gram dan berdiameter 28 centimeter serta mobil pelaku.

"Penangkapan ini berawal dari penyamaran tim yang berpura-pura ingin membeli cula badak sumatera kepada salah satu pelaku," kata Agus Hartono, Selasa (28/11/2018).

Baca juga: Benda Menyerupai Cula Badak Disita di Bandara Supadio

Cula badak tersebut berasal dari Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Penawaran awal pelaku membuka harga cula tersebut seharga Rp 4 miliar. Agar transaksi berjalan lancar, tim tidak menawar harga yang dilontarkan penjual.

Setelah terjadi kesepakatan, tim menggiring proses transaksi di Hotel Sempana Lima di Kecamatan Krui, Kabupaten Pesisir Barat.

"Begitu cula badak itu muncul, barulah kami pada Senin (26/11/2018) sore melakukan penindakan kepada para pelaku perdagangan bagian tubuh satwa liar itu," katanya lagi.

Ada oknum Babinsa

Para pelaku secara perurutan adalah DMS (48), AS (35), N (34), EF (36), dan S (39). Kelima pelaku adalah warga Kaur, Provinsi Bengkulu.

Baca juga: Seorang Pemburu Cula Badak Diganjar Vonis Penjara 20 Tahun

Pelaku lain yakni AK (55) warga Tanggamus, Provinsi Lampung, serta seorang oknum Babinsa Koramil 03/KT Kodim 0408 Bengkulu Selatan Sertu M.

Untuk Sertu MM sendiri sudah diamankan di Intel Korem 043/Garuda Hitam Lampung.

"Kami masih mengejar satu pelaku lagi yakni Mamat yang disebut-sebut sebagai pemilik barang," katanya lagi.

Dalam penangkapan tersebut tidak terjadi perlawanan dan tim menggiring para pelaku ke Mapolda Lampung untuk penyelidikan lebih lanjut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X