Bongkar Muat Kapal Berbendera Singapura di Tengah Laut Perairan Indonesia Sudah 2 Tahun

Kompas.com - 27/11/2018, 10:21 WIB
Tim Gabungan Guskamla Koarmada I mengamankan dua kapal asing berbendera Singapura di kawasan perairan Indonesia, Srnin (26/11/2018). KOMPAS.COM/ HADI MAULANATim Gabungan Guskamla Koarmada I mengamankan dua kapal asing berbendera Singapura di kawasan perairan Indonesia, Srnin (26/11/2018).

BATAM, KOMPAS.com - Kegiatan bongkar muat dengan ship to ship (STS) di teritorial Indonesia, tepatnya di perairan TSS pada posisi 01 15 503 LU-104 05 171 BT perairan Kepulauan Riau (Kepri), yang dilakukan kapal MV An Kang ternyata sudah berlangsung selama dua tahun.

Komandan Guskamla Koarmada I Laksma TNI Dafit Santoso mengatakan, hal ini berdasarkan pemeriksaan terhadap nakhoda Kapal MV An Kang, Gaguk Kurniawan.

"Kurniawan mengaku, aktivitas ini sudah berjalan hampir 2 tahun. Namun, untuk waktunya selalu dilakukan acak berdasarkan perintah dari owner Kapal PT Ocean Tangker yang berkantor di Singapura," kata Dafit, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (27/11/2018).

Baca juga: Bongkar Muatan di Tengah Laut, Kapal Asing Berbendera Singapura Diamankan

Meski sudah dilakukan selama 2 tahun, namun sampai saat ini, Kapal MV An Kang sama sekali tidak memiliki agen saat berada di perairan Batam, Kepri, Indonesia.

"Untuk posisi bongkar muat mereka, Kurniawan mengaku selalu di posisi yang sama dan tidak pernah berpindah-pindah. Namun, Kurniawan mengaku juga tidak mengetahui apa alasannya hingga bongkar muat ini dilakukan di perairan Indonesia," ujar Dafit.

Dafit menuturkan, berdasarkan pengakuan Kurniawan antara Kapal MV An Kang dan Kapal MT Pu Tuo San merupakan kapal yang berasal dari satu perusahaan atau satu pemilik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Makanya saat mereka diperintah untuk melakukan bongkar muat di tengah laut perairan Indonesia, mereka mau saja, karena mereka menilai tidak ada yang aneh dari aktivitas ini," ungkap dia.

Baca juga: Polisi Sukabumi Bongkar Praktik Prostitusi Online, 2 Mucikari Diringkus

Untuk 10 WNA yang tidak termasuk dalam daftar kru, saat ini sudah diserahkan ke kantor Imigrasi untuk ditindak lanjuti.

"Sementara 1 WNI yang tidak termasuk dalam crewlist masih kami lakukan pemeriksaan di Lanal Batam," pungkas dia.

Sebelumnya, Tim Gabungan Guskamla Koarmada I mengamankan dua kapal asing berbendera Singapura di kawasan perairan Indonesia, Rabu (21/11/2018) kemarin.

Kedua kapal yang masing-masing bernama MV An Kang dan MT Pu Tuo San diamankan pada posisi 0115.103 N-10403.436 E yang sedang melaksanakan kegiatan ship to ship (STS) teritorial Indonesia, dari kapal MV An Kang ke kapal MT Pu Tuo San.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.