6 Cerita Peserta Seleksi CPNS 2018, Menangis Tak Lolos hingga Melahirkan Usai Ikuti Tes

Kompas.com - 14/11/2018, 07:33 WIB
Di hari terakhir pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)  penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Buton Selatan hanya meloloskan  42 orang peserta. Padahal yang mendaftar CPNS di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, sebanyak 4.416 orang. DEFRIATNO NEKE / KOMPAS.comDi hari terakhir pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Buton Selatan hanya meloloskan 42 orang peserta. Padahal yang mendaftar CPNS di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, sebanyak 4.416 orang.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan, membenarkan penyitaan tersebut. Menurut dia, peserta yang membawa jimat di Madiun tersebut mempunyai alasan khusus, seperti dapat mengerjakan soal dengan lancar.

"Believe in yourself, be yourself, focus, no distraction," kata Ridwan saat dihubungi Kompas.com, Kamis (8/11/2018).

Baca Juga: Selain di Madiun, Panitia Seleksi CPNS Temukan Jimat di Dua Lokasi Ini

5. Hanya 175 dari 5.700 peserta tes CPNS di Wonogiri yang lolos

Hasil tes CPNS 2018 untuk Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, cukup mengejutkan. Dari 5.700 peserta yang dinyatakan lolos administrasi, hanya sebanyak 175 orang yang dinyatakan memenuhi nilai ambang batas tes SKD.

"Jumlah yang lolos seleksi administrasi 5.700, jumlah yang ikut seleksi SKD 5.533. Jumlah yang lolos passing grade 175," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonogiri Lakso Haryoto kepada Kompas.com, Selasa (13/11/2018).

Padahal, dalam rekrutmen CPNS tahun ini, BKD Wonogiri membuka 430 formasi yang terdiri dari 251 formasi tenaga guru, 147 formasi tenaga kesehatan, 12 formasi tenaga teknis, dan 20 formasi eks tenaga honorer kategori II (tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan).

Baca Juga: Dari 5.700 Peserta Tes CPNS Pemkab Wonogiri, Hanya 175 yang Lolos "Passing Grade"

6. Kurang dua poin, Rosyidi menangis

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin (kiri) dalam konferensi pers di Restoran Pandor, Jakarta, Selasa (13/11/2018).DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin (kiri) dalam konferensi pers di Restoran Pandor, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Rosyidi, hanya bisa menangis meraung-raung ketika mengetahui skornya hanya selisih dua poin dari standar lolos tes CPNS, Kamis (8/11/2018).

Usai keluar dari Grand Imperial Ballroom di Mataram, Kamis (8/11/2018), peserta tes asal NTB itu mencurahkan isi hatinya.

"Saya hanya kurang dinilai tes karakteristik pribadi dengan nilai 141, sementara passing grade-nya 143. Sedangkan untuk tes wawasan kebangsaan (TWK) minimal 75, saya mendapat nilai 120 dan tes intelegensi umum (TIU) berhasil dapat 105 dari target nilai tertinggi 80," katanya.

Rosyidi diketahui melamar untuk formasi perawat terampil.

Baca Juga: Kurang 2 Poin, Peserta Tes CPNS Menangis dan Harap "Passing Grade" Diturunkan

Sumber: KOMPAS.com (Caroline Damanik, Mela Arnani)

 

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Regional
Berisiko, Warga Positif Covid-19 yang Karantina Mandiri Akan Dipindahkan ke Jember Sport Garden

Berisiko, Warga Positif Covid-19 yang Karantina Mandiri Akan Dipindahkan ke Jember Sport Garden

Regional
6 Mantan RT Ditahan gara-gara Bau Limbah, Komisi IV DPR Datangi Kejari Bangka

6 Mantan RT Ditahan gara-gara Bau Limbah, Komisi IV DPR Datangi Kejari Bangka

Regional
Usaha Sepi, Penjual Biji Jenitri Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Yasinan

Usaha Sepi, Penjual Biji Jenitri Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Yasinan

Regional
Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Regional
Pilkada di Klaten dan Boyolali Jadi Perhatian Khusus Polda Jateng

Pilkada di Klaten dan Boyolali Jadi Perhatian Khusus Polda Jateng

Regional
20 Pencuri Spesialis Motor Matik di DIY Dibekuk Polisi, 3 Residivis

20 Pencuri Spesialis Motor Matik di DIY Dibekuk Polisi, 3 Residivis

Regional
Dua Warga Gunungkidul Kaget Tagihan Listrik Melonjak hingga Puluhan Juta

Dua Warga Gunungkidul Kaget Tagihan Listrik Melonjak hingga Puluhan Juta

Regional
Sanksi Berat Gubernur pada Kepala Bappekab Jember, Plt Bupati Berharap Lebih Ringan

Sanksi Berat Gubernur pada Kepala Bappekab Jember, Plt Bupati Berharap Lebih Ringan

Regional
Kata BPPTKG soal Muncul Asap di 2 Titik Gunung Merapi

Kata BPPTKG soal Muncul Asap di 2 Titik Gunung Merapi

Regional
Tom Liwafa, Crazy Rich Surabaya Ucapkan Ulang Tahun kepada Istri Pakai Baliho, Keluarkan Biaya Rp 25 Juta

Tom Liwafa, Crazy Rich Surabaya Ucapkan Ulang Tahun kepada Istri Pakai Baliho, Keluarkan Biaya Rp 25 Juta

Regional
Cerita Seorang Warga Tewas Diterkam Buaya Saat Cuci Tangan, Jasadnya Ditemukan 18 Jam Kemudian

Cerita Seorang Warga Tewas Diterkam Buaya Saat Cuci Tangan, Jasadnya Ditemukan 18 Jam Kemudian

Regional
Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu Rp 1 Miliar, 4 Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu Rp 1 Miliar, 4 Orang Ditangkap

Regional
Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Khofifah Tunjuk Sekda Jadi Pengganti

Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Khofifah Tunjuk Sekda Jadi Pengganti

Regional
Modus Menyewa, Pria Ini Malah Gadai 11 Mobil Rental

Modus Menyewa, Pria Ini Malah Gadai 11 Mobil Rental

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X